Bea Cukai dan BAIS TNI Amankan 19.142 Botol Miras Ilegal Senilai Rp12,55 Miliar di Bali

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, DISWAY.ID– Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama BAIS TNI membongkar dugaan penimbunan minuman keras ilegal di Bali. Petugas mengamankan 19.142 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) senilai sekitar Rp12,55 miliar.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama mengatakan penindakan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga. Sinergi melibatkan Bea Cukai, BAIS TNI, Polri, serta Kejaksaan.

“Penindakan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Bea Cukai, BAIS TNI, serta koordinasi dengan Polri dan Kejaksaan. Kolaborasi seperti ini penting untuk mencegah peredaran barang kena cukai ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat, merugikan pelaku usaha yang taat aturan, serta mengurangi penerimaan negara,” ujar Djaka dalam konferensi pers di Kanwil DJBC Bali, NTB dan NTT, Selasa (28/7/2026).

BACA JUGA:Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Strategis, Ini Daftarnya

Kepala Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT Iyan Rubiyanto menambahkan, pengungkapan kasus berawal dari informasi intelijen mengenai dugaan peredaran MMEA ilegal di Denpasar, termasuk dugaan penimbunan dengan pita cukai palsu.

Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan menggelar operasi pada 23 Juli 2026. Tim menghentikan sebuah kendaraan di Jalan Padma, Legian, Badung, yang baru keluar dari sebuah bangunan di Jalan Laksamana III, Banjar Babakan Sari, Denpasar Timur.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menggeledah dua bangunan di lokasi tersebut dan menemukan ribuan botol miras berbagai merek dengan dugaan pita cukai palsu.

Seluruh barang bukti dibawa ke Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT untuk proses penyidikan. Total 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA golongan B dan C berbagai merek berhasil diamankan.

Menurut Iyan, jumlah barang yang diamankan menunjukkan dugaan distribusi dalam skala besar yang menyasar pasar minuman beralkohol di Bali sebagai daerah tujuan wisata.

“Barang ini disiapkan untuk stok Bali, mengingat Bali adalah daerah tujuan wisata dengan banyak turis mancanegara yang berkunjung,” katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dari Jakarta, Teheran, Hingga Qom Merekam Momen Kepergian Sang Rahbar
• 19 jam lalu
0
thumb
Gebrakan Kepala BGN Sudaryono: Pecat Pegawai Bermasalah hingga Target Mingguan
• 12 jam lalu
0
thumb
Praktisi Hukum: Penanganan Kasus Eks Jampidsus Harus Berdasarkan Supremasi Hukum
• 16 jam lalu
0
thumb
Studi temukan lingkungan asri bisa lindungi risiko depresi usia lanjut
• 9 jam lalu
0
thumb
Chat Istri Jadi Barbuk Korupsi Eks Waka BGN Lodewyk Pusung
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.