Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan partainya tetap siap bersaing secara sehat, menyusul Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang akan maju sebagai calon anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah V pada Pileg 2029.
Menurutnya, partai-partai politik telah melakukan berbagai persiapan, termasuk para bakal calon legislatif yang akan bertarung di berbagai daerah pemilihan.
Saleh memandang Kaesang yang akan maju dari dapil yang juga diisi Ketua DPR Puan Maharani merupakan bagian dari kesiapan politik menghadapi kontestasi mendatang. Menurutnya, keputusan tersebut tentu telah dipertimbangkan dari berbagai aspek.
“Saya kira kalau Kaesang menyebut mau maju di dapil Mbak Puan, itu bagian dari deklarasi persiapan dan kesiapannya. Mungkin sudah dihitung dari banyak aspek. Kalau maju dari situ, sudah sangat yakin akan lolos bersaing dengan caleg-caleg partai lain,” ujar Saleh kepada wartawan, Selasa (28/7).
Ia mengatakan kontestasi Pileg 2029 diperkirakan akan berlangsung ketat di banyak daerah pemilihan. Namun, menurutnya, persaingan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur memang sejak lama dikenal lebih kompetitif dibandingkan daerah lainnya.
“Sebetulnya bukan hanya sekarang, sejak dulu sudah begitu. Hanya saja, belakangan ini tingkat persaingannya makin terasa. Isu dan narasi yang diedarkan pun makin variatif,” tuturnya.
Meski demikian, Saleh menegaskan PAN menghormati keputusan politik Kaesang. Ia menyebut setiap warga negara memiliki hak politik untuk menentukan daerah pemilihan selama tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
Bagi PAN, kata Saleh, keputusan Kaesang maju di Dapil Jawa Tengah V bukan persoalan. Partainya justru siap mengikuti kompetisi secara sehat dengan seluruh peserta Pemilu.
“Bagi PAN, pilihan Kaesang maju di dapil itu adalah hak politik. Selama tidak ada ketentuan yang dilanggar, PAN akan siap berkompetisi secara sehat. Sejauh ini, semua berjalan normal saja,” kata dia.
Menurut Saleh, pilihan Kaesang maju dari Dapil Jawa Tengah V juga dinilai wajar mengingat latar belakang keluarganya yang berasal dari Solo.
“Kaesang itu orang Solo. Banyak kenal orang di sana. Orang tuanya juga pernah jadi wali kota di situ. Wajarlah kalau nanti mau maju dari dapil itu,” kata Saleh.
Ia juga menduga keputusan tersebut merupakan hasil perencanaan politik yang telah disusun jauh-jauh hari sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029.
“Bisa juga, jauh hari sudah menyusun dapil-dapil. Tujuannya untuk persiapan sejak dini. Pada masanya nanti, semua diharapkan dapat menerima keputusan ini,” pungkas dia.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan akan maju sebagai caleg DPR RI pada Pileg 2029. Keputusan itu disampaikan saat memberikan arahan dalam Rakorda DPD PSI Solo di Solo, Sabtu (25/7).
Kaesang akan maju melalui Dapil Jawa Tengah V yang mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo.
Dapil tersebut selama ini diisi sejumlah politikus PDIP, termasuk Puan Maharani dan Aria Bima.
Saat memberikan arahan, Kaesang meminta seluruh kader PSI memperkuat kehadiran di tengah masyarakat.
“Kader PSI harus aktif mengikuti kegiatan sosial masyarakat, mulai dari menghadiri pengajian hingga melayat ketika ada warga yang meninggal dunia. Kita datang sebagai masyarakat untuk mengucapkan duka kepada tetangga atau temannya,” kata Kaesang.
Ia kemudian menegaskan dirinya akan maju sebagai caleg DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V.
“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo,” kata Kaesang.
Oleh karena itu, ia akan menghadapi persaingan ketat. Dapil yang mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo itu dikenal sebagai salah satu basis kuat PDIP, dengan Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menjadi peraih suara terbanyak pada Pileg 2024.
Berdasarkan hasil Rekapitulasi Nasional KPU pada Pileg 2024, total pengguna hak pilih di Dapil Jawa Tengah V mencapai 2.556.296 pemilih. Dari hasil tersebut, Puan memimpin perolehan suara calon legislatif dengan 297.366 suara.






Komentar (0)