IHSG Tertekan di Penutupan Perdagangan, Analis Sebut Ada Peluang Penguatan Berikutnya

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada akhir perdagangan Senin, 27 Juli 2026.

Meski sempat bergerak menguat tipis setelah pembukaan sesi II, IHSG akhirnya ditutup melemah 17,68 poin atau 0,29 persen ke level 6.178,75.

Pelemahan IHSG dipengaruhi oleh tekanan pada sejumlah sektor saham, terutama sektor Infrastructure yang turun 1,25 persen serta sektor Properties & Real Estate yang terkoreksi 0,82 persen.

BACA JUGA:Misteri Kematian Sutrimo di Depan Klinik Kecantikan Masih Gelap, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi

Di sisi lain, hal serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang terpantau terpuruk di penutupan ini.

Dalam hal ini, Indeks LQ45 terpantau melemah sebanyak 2,54 poin, atau meningkat sebesar 0,41 persen ke level 612,25.

Mundurnya Gubernur BI Jadi Sorotan

Dalam hasil analisis yang dilakukan oleh PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, pelemahan IHSG pun turut dipengaruhi oleh kabar mundurnya Perry Warjiyo dari posisinya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

Dalam hal ini, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada menilai bahwa kabar mundurnya Perry Warjiyo tersebut pun dapat memicu sentimen negatif para investor.

BACA JUGA:Sebelum Beraktivitas, Cek Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 28 Juli 2026 Resmi BMKG

"Mundurnya Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia yang membuat investor khawatir arah kebijakan moneter ke depan, di tengah ketidakpastian global," jelas Priyambada kepada Disway, pada Selasa, 28 Juli 2026.

"Ini bisa menimbulkan spekulasi yang sedikit negatif. Stigma masyarakat bisa saja mempengaruhi kepercayaan investor ke depannya," tambahnya.

Kendati begitu di sisi lain, secara teknikal candle terakhir IHSG terpantau membentuk doji (reversal pattern), masih di atas MA20, indikator MACD golden cross. 

Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Selasa ini diperkirakan akan mengalami penguatan.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,125 dan resistance pada level 6,250 dengan kecenderungan menguat," jelas Priyambada.

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Sukses Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
• 19 jam lalu
0
thumb
Menko IPK dorong Kawasan KUNCI Bersama ciptakan pusat ekonomi baru
• 1 jam lalu
0
thumb
Pemkot Jakarta Selatan Siapkan Revitalisasi Terintegrasi Pasar Minggu untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung
• 8 jam lalu
0
thumb
Jejak Talenta Indonesia yang Menggema di Industri Film Dunia
• 6 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.