Menko IPK dorong Kawasan KUNCI Bersama ciptakan pusat ekonomi baru

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan KUNCI Bersama dapat menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dia menawarkan konsep aglomerasi polisentris, yaitu pengembangan beberapa pusat pertumbuhan yang saling terhubung sesuai keunggulan masing-masing wilayah.

Menurut AHY dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, pendekatan tersebut memungkinkan setiap daerah berkembang sesuai potensi dan fungsinya, sekaligus saling memperkuat melalui konektivitas, jaringan logistik, dan aktivitas ekonomi sehingga pertumbuhan kawasan berlangsung lebih seimbang dan berkelanjutan.

"Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan ego sektoral. Yang dibutuhkan adalah pengembangan kawasan yang terintegrasi sehingga setiap daerah dapat tumbuh sesuai keunggulannya, namun tetap saling terhubung dan saling memperkuat," kata AHY.

Dirinya menambahkan inisiatif pengembangan Kawasan Kunci Bersama berawal dari aspirasi para kepala daerah yang menginginkan percepatan pembangunan melalui kolaborasi lintas wilayah.

Pemerintah pusat, menurutnya, siap mengawal inisiatif tersebut agar berkembang menjadi model pengembangan kawasan yang mampu mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Baca juga: AHY: Pengembangan kawasan harus selaras dengan pembangunan nasional

Baca juga: AHY: Rencana Garuda jadi holding maskapai dapat mendukung konektivitas

"Ini merupakan inisiatif yang datang dari para kepala daerah. Saya melihat adanya optimisme dan semangat kolaborasi untuk membangun kawasan secara bersama-sama. Pemerintah pusat siap mendukung agar Kunci Bersama berkembang menjadi kawasan yang semakin maju, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata AHY.

Menurutnya, Kawasan KUNCI Bersama yang terdiri atas delapan kabupaten/kota di Jawa Barat dan dua kabupaten di Jawa Tengah tersebut memiliki potensi besar di sektor ekonomi, industri, pariwisata, serta pengembangan wilayah.

Namun, potensi tersebut masih perlu didukung oleh konektivitas dan infrastruktur yang semakin terintegrasi agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sebagai informasi, KUNCI Bersama merupakan forum kerja sama antar daerah yang melibatkan 10 Kabupaten/Kota di kawasan perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Adapun 10 Kabupaten/Kota tersebut meliputi Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Brebes, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Indramayu.

Forum ini telah berjalan lebih dari satu dekade sebagai wadah koordinasi dan penguatan pembangunan kawasan.

Baca juga: Menko IPK: TOD kembangkan kawasan lebih produktif dan berkelanjutan

Baca juga: AHY meresmikan pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Legenda Barcelona Gerard Pique Anggap Enteng Madrid, Sebut Level Tim Mourinho di Bawah Pasukan Hansi Flick
• 2 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 7 jam lalu
0
thumb
Qodari soal Sudaryono Jadi Kepala BGN: Agar BGN Tampil Semakin Lincah
• 1 jam lalu
0
thumb
Polisi Olah TKP Kematian Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru untuk Dalami Penyebab Kematian
• 19 jam lalu
0
thumb
Saham Produsen Chip CXMT Meroket 465 Persen usai IPO di Bursa Shanghai
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.