Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Jadi Kunci Kebijakan

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti meminta pelaku pasar tidak bereaksi berlebihan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.

Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Jadi Kunci Kebijakan. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti meminta pelaku pasar tidak bereaksi berlebihan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI. Dia memastikan arah kebijakan moneter bank sentral tetap konsisten dan tidak mengalami perubahan.

Destry menegaskan BI akan tetap berfokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus melanjutkan berbagai kebijakan yang telah diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG).

Baca Juga:
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Buka Suara Soal Kans Jadi Gubernur BI

“Untuk market ya, tentunya untuk market kita berharap tidak perlu panik. Kenapa? Karena kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan kami seperti juga yang sudah kami lakukan sebelumnya. Jadi stance kebijakan kami tidak berubah bahwa stabilitas nilai tukar akan tetap menjadi kunci dari kebijakan kami saat ini,” kata Destry kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026) malam.

Menurutnya, BI akan terus hadir di pasar melalui berbagai instrumen stabilisasi, termasuk intervensi di pasar spot maupun pasar non-deliverable forward (NDF), guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Baca Juga:
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ini Kata Menko Airlangga

“Sehingga kami juga akan terus berada di pasar baik dengan melalui intervensi di spot, di NDF ataupun DNDF,” katanya. 

Baca Juga:
Perbanas Hormati Mundurnya Perry Warjiyo, Yakini Stabilitas Perbankan Tetap Terjaga

Selain menjaga stabilitas, Destry mengatakan, BI juga akan tetap menjalankan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi melalui instrumen makroprudensial.

“Dan juga tentunya di satu sisi juga kebijakan kami yang bersifat untuk pro-growth akan kami teruskan melalui kebijakan makroprudensial kami. Dan sekali lagi juga tentunya sesuai dengan keputusan RDG bulanan kami di bulan Juli ini,” ujarnya.

Selain itu, kata Destry, BI tetap berupaya menarik aliran modal asing (capital inflow) dengan memberikan insentif berupa penurunan biaya lindung nilai (hedging).

“Kami juga mengharapkan inflow akan terus terjadi dengan kita juga memberikan insentif kepada dana capital inflow yang masuk dengan menurunkan biaya hedging. Jadi kebijakan itu masih tetap kami lakukan,” ujarnya.

Destry juga menegaskan, kepemimpinan BI bersifat kolektif kolegial sehingga tidak bergantung pada satu orang. Seluruh anggota Dewan Gubernur tetap berkomitmen menjalankan mandat menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan.

“Di Bank Indonesia ini kepemimpinan dilakukan secara kolektif kolegial. Jadi kami berlima dengan ADG yang lain akan terus komitmen dan terus melanjutkan keberlangsungan tugas kami sesuai dengan amanah yang telah dimandatkan kepada kami di Bank Indonesia,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Destry menyampaikan harapan agar kondisi pasar keuangan segera kembali stabil. “Kita juga tentu berharap stabilitas di pasar keuangan kita akan bisa pulih dan normal kembali seperti semula,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo
• 8 jam lalu
0
thumb
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
• 5 jam lalu
0
thumb
Kemenag Siapkan 14.080 Formasi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Guru Madrasah 2026, Digelar Oktober
• 18 jam lalu
0
thumb
Toyota Tambah Lokasi Eksklusif Parkir dan Charging, Terbaru di Bekasi
• 4 jam lalu
0
thumb
Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.