REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film drama fantasi gelap tahun 2006 berjudul Pan's Labyrinth akan kembali tayang di bioskop untuk merayakan dua dekade perilisannya. Sutradara Guillermo del Toro memastikan bahwa proses penggarapan ulang film tersebut tidak melibatkan penggunaan Al sama sekali.
Del Toro kembali hadir di San Diego Comic-Con untuk membahas perayaan 20 tahun Pan's Labyrinth. Film tersebut akan kembali diputar di bioskop pada 9 Oktober dalam format 3D dan HDR untuk pertama kalinya.
Baca Juga
Zoe Saldana Jadi Produser Film Tentang Perempuan Palestina
Sutradara Doctor Strange 'Semprot' Elon Musk karena Mau Bikin Film Pakai AI
For Revenge Isi OST Film Spider-Man: Brand New Day
Dalam proses mengubah film tersebut ke format 3D, del Toro mengaku memilih mengerjakannya secara manual tanpa bantuan teknologi kecerdasan buatan. la bahkan menegaskan memiliki aturan khusus agar Al tidak digunakan dalam proyek tersebut.
"Jelas saya mengatakan, 'sama sekali tidak ada Al sialan," kata del Toro yang langsung mendapat sambutan tepuk tangan dari penonton di Comic-Con seperti dilansir laman Variety, Sabtu (25/7/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut del Toro, keputusan tersebut dilakukan untuk menjaga nilai seni dan proses kreatif yang telah diwariskan selama bertahun-tahun. Selain itu, penggunaan Al secara berlebih dalam proses kreatif juga dapat menghilangkan kesempatan generasi muda untuk mempelajari keterampilan artistik secara langsung.
"Yang kita lindungi adalah keindahan dan kekuatan seni. Ini bukan tentang siapa yang mendapatkan pekerjaan itu. Kami melindungi garis keturunan seni. Jika kita memutus satu generasi orang dari mempelajari keahlian mereka, kita memotong sisa sejarah medium tersebut dari mereka. Untuk apa?" kata sutradara peraih Oscar tersebut.
Del Toro mengatakan dalam proses konversi Pan's Labyrinth ke format 3D, ia memiliki dua pilihan yaitu menyelesaikannya dengan cepat atau mengutamakan kualitas. la pun memilih untuk mengedepankan kualitas.
"Saya memilih yang baik. Anda harus mencurahkan waktu. Anda harus mengerjakan setiap elemen dengan tangan. Seorang manusia membuat keputusan tentang kedalaman," kata dia.
Selain membahas proses restorasi, del Toro juga mengungkapkan adanya sebuah film dokumenter yang akan mengeksplorasi proses pembuatan Pan's Labyrinth. Dokumenter tersebut akan menampilkan komentar dan penampilan dari sejumlah aktor, termasuk Jacob Elordi, Cate Blanchett, dan Charlie Day.
Perilisan ulang Pan's Labyrinth juga akan hadir dalam versi 2D HDR. Cineverse dan Fathom 4K akan membawa film tersebut kembali ke layar lebar, dengan setiap versinya diawasi langsung oleh del Toro. Tiket akan mulai tersedia untuk dibeli pada 9 September.
Salah satu adegan di film Pans Labyrinth. Sutradara Guillermo Del Toro memastikan bahwa proses penggarapan ulang film Pans Labyrinth tidak melibatkan penggunaan Al sama sekali. - (Dok. Warner Bros Pictures)
Komentar (0)