Polisi Olah TKP Kematian Kepala Rumah Tangga Febrie, Temukan Racun?

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian kepala rumah tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah bernama Sutrimo di klinik Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tak menemukan racun dari olah TKP.

BACA JUGA: Kata Polisi soal Kasus Kematian Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah

Adapun seluruh barang bukti yang diamankan dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk diperiksa lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian korban.

“Enggak, enggak, enggak,” kata Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha secara singkat kepada wartawan di depan klinik Kebayoran Baru, Jakarta, Senin.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kematian Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Robby membantah adanya temuan racun di lokasi kejadian. Kendati demikian, dia menegaskan belum dapat membeberkan hasil olah TKP maupun barang-barang yang diamankan karena penyelidikan masih berlangsung.

Seluruh barang yang diamankan akan dibawa ke Puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Pengendara Motor Meninggal Akibat Kecelakaan di Kembangan Jakbar

Mereka menyebut seluruh hasil pemeriksaan masih dalam tahap penyelidikan dan akan dijelaskan oleh pihak Humas Polda Metro Jaya atau pimpinan penyidik.

“Ada beberapa ya. Nanti sama Humas ya, sama Humas. Biar Humas yang jelaskan,” ucapnya.

Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian pria bernama Sutrimo di depan klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, polisi mulai membuka garis kuning polisi yang terpasang di pagar klinik kecantikan pukul 13.11 WIB.

Terpantau sejumlah personel Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) mengenakan pakaian hitam memasuki halaman dalam klinik.

Mereka juga terlihat membawa sejumlah barang bukti berupa kotak hitam, bantal dengan sprei hijau dan sejumlah barang dalam plastik bening.

Kemudian, mereka juga membuka pintu masuk klinik dan membuka garis kuning polisi.

Suasana klinik nampak sepi dan dipenuhi daun kering seperti sudah lama tidak didatangi. Adapun sejumlah awak media nampak menanti kabar terbaru terkait olah TKP tersebut.

Polisi menyelesaikan olah TKP pada pukul 14.13 WIB.

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo pada Kamis (23/7) yang ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

?Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, korban ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru.

?Menindaklanjuti peristiwa tersebut, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian. (ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Deretan Fakta Kematian Satpam dengan Tangan Terborgol


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KNPI Sulsel Buka Ruang Kolaborasi dengan KPID untuk Penguatan Literasi Digital, Penyiaran dan Perfilman
• 21 jam lalu
0
thumb
Bupati Jeje Ancam Copot Pejabat yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Pemkab Bandung Barat
• 1 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai dan BAIS TNI Amankan 19.142 Botol Miras Ilegal Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
• 58 menit lalu
0
thumb
Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Siswa SD di Desa Palakka tentang Cuci Tangan yang Benar
• 22 jam lalu
0
thumb
Hasto: Monumen Kudatuli Jadi Pengingat Keadilan bagi Korban yang Belum Terwujud
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.