Bermasalah di Suspensi Udara, Xpeng Recall 33.473 Mobil Listrik

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Produsen mobil listrik asal China, Xpeng, mengumumkan program penarikan kembali (recall) terhadap 33.473 unit MPV listrik X9 di pasar domestiknya. Langkah ini dilakukan setelah ditemukan potensi masalah pada sistem suspensi udara depan yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.

Mengutip CarNewsChina, Senin (27/7/2026), program recall tersebut telah terdaftar dalam pemberitahuan bernomor S2026M0082V dan dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 28 Agustus 2026.

Recall mencakup Xpeng X9 yang diproduksi antara 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Berdasarkan hasil investigasi, ditemukan adanya variasi pada proses manufaktur yang menyebabkan tingkat kekedapan udara komponen front air spring tidak sesuai standar.

Dalam penggunaan jangka panjang, terutama di wilayah dengan suhu dan kelembapan tinggi, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebocoran udara secara perlahan pada suspensi depan.

Apabila kebocoran terjadi, sistem kendaraan akan lebih dulu memberikan peringatan melalui lampu indikator di panel instrumen beserta notifikasi di layar. Namun jika kerusakan semakin parah, performa pengendalian kendaraan dapat terganggu sehingga meningkatkan risiko keselamatan saat berkendara.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Xpeng akan mengganti komponen front air spring slide pillar assembly dengan versi terbaru tanpa memungut biaya dari konsumen. Kendaraan yang sebelumnya sudah menerima komponen pembaruan tidak perlu mengikuti program recall.

Baca Juga: Genap Satu Tahun di Indonesia, Xpeng Luncurkan New X9 Facelift dan G6 AWD

Program ini muncul setelah sejumlah pemilik Xpeng X9 melaporkan gangguan pada suspensi udara, terutama di wilayah yang mengalami gelombang panas ekstrem seperti Chongqing. Beberapa pengguna mengaku mendapati salah satu sisi mobil tiba-tiba turun, bahkan ada yang melaporkan seluruh bodi kendaraan amblas ketika sedang digunakan.

Sebelumnya, layanan pelanggan Xpeng sempat menjelaskan bahwa peringatan tersebut berkaitan dengan mode thermal protection. Menurut perusahaan, penyesuaian tinggi kendaraan yang terlalu sering saat cuaca panas dapat membuat kompresor mengalami panas berlebih.

Namun, melalui pengumuman recall resmi ini, Xpeng mengonfirmasi bahwa sumber masalah juga berasal dari komponen perangkat keras, yakni kebocoran pada sistem suspensi udara depan. Karena itu, solusi yang diberikan bukan sekadar pembaruan perangkat lunak, melainkan penggantian komponen yang telah disempurnakan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tip Penting Sebelum Membeli Mobil Listrik: Paling Penting Perlindungannya
• 9 jam lalu
0
thumb
BGN Jamin Program Makan Bergizi Gratis Bakal Jangkau Wilayah 3T
• 12 jam lalu
0
thumb
Viral 522 Pelajar Sidoarjo Terpapar HIV? Ini Klarifikasi Kemenkes dan Fakta Data Resminya
• 7 jam lalu
0
thumb
KAI Group dan INKA Perkuat Kolaborasi Pengadaan Sarana Kereta, Nilai Investasi Capai Hampir Rp15 Triliun
• 1 jam lalu
0
thumb
Hasil Babak Pertama Piala AFF 2026 Timnas Indonesia Vs Kamboja: Cuma Perlu 6 Menit Mitchell Baker Cetak Gol Perdana Bagi Merah Putih
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.