Bioenergi Sawit Kian Prospektif, Pakar Sebut Indonesia Punya Modal Besar Wujudkan Kemandirian Energi

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Potensi kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan dinilai semakin strategis dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

Dengan luas perkebunan yang mencapai jutaan hektare, komoditas unggulan nasional ini disebut memiliki peluang besar menjadi tulang punggung pengembangan bioenergi sekaligus memperkuat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO), M Hadi Nainggolan, mengatakan seluruh bagian tanaman kelapa sawit memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi ramah lingkungan.

BACA JUGA:Prabowo Minta Kampus Perkuat Riset Energi, Fokus B50 dan B60 hingga Etanol

Menurutnya, minyak sawit atau crude palm oil (CPO) telah lama dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel.

Sementara itu, limbah biomassa seperti tandan kosong, cangkang, hingga batang sawit juga berpotensi menjadi sumber energi terbarukan.

Indonesia sendiri memiliki sekitar 16,8 juta hektare perkebunan kelapa sawit dengan estimasi produksi biomassa mencapai 272 juta ton setiap tahun.

"Kelapa sawit dapat menjadi pilar kekuatan energi nasional. Indonesia memiliki peluang menjadi negara terdepan dalam menghasilkan energi berbasis sumber daya hayati," ujar Hadi di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menilai prospek pengembangan bioenergi sawit sangat menjanjikan karena didukung ketersediaan bahan baku yang melimpah.

BACA JUGA:Dukung Implementasi Biodiesel B50, Motul Perkenalkan Solusi Pelumas dan Chemical Additives Terbaru

Selain itu, kelapa sawit merupakan tanaman yang dapat diperbarui dengan produktivitas yang relatif stabil sepanjang tahun sehingga mampu menopang kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.

Hadi menjelaskan, biomassa kelapa sawit saat ini telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar di sejumlah pembangkit listrik. Melimpahnya pasokan biomassa menjadi faktor penting yang mendorong pemanfaatannya sebagai alternatif energi.

"Kekuatan utama Indonesia ada pada keberadaan 16,8 juta hektare perkebunan kelapa sawit yang dapat menjadi fondasi energi hayati nasional," katanya.

Upaya memperkuat pemanfaatan sawit di sektor energi juga terus dilakukan melalui Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) yang digagas Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Program tersebut mendorong lahirnya berbagai penelitian dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri sawit, termasuk pengembangan teknologi bioenergi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
GP Al Washliyah Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pihak yang Merugikan Bangsa
• 5 jam lalu
0
thumb
Kemenko Pangan Siapkan 10 Langkah Percepatan Swasembada Kedelai, Targetkan Areal Tanam 50.000 Hektare pada 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Debut Sempurna Mitchell Baker Bersama Timnas Indonesia Dengan Cetak Hattrick dan Jadi MoTM, Terima Kasih Darah Indonesia dari Kakek Nenek
• 3 jam lalu
0
thumb
Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Putusan MK soal Kuota Hangus
• 18 jam lalu
0
thumb
John Herdman Puas Timnas Indonesia Hajar Kamboja di Piala AFF 2026: Apresiasi untuk Mitchell Baker dan Erick Thohir
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.