Presiden Dorong Kritik menjadi Energi Perbaikan, bukan Pesimisme Bangsa

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengajak publik melihat secara utuh pesan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya menjaga optimisme nasional dan tidak terjebak pada perdebatan istilah yang dapat mengalihkan perhatian dari substansi persoalan.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan Presiden justru menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat.

“Presiden memandang kritik, termasuk pemberitaan mengenai sekolah yang mengalami kerusakan, sebagai masukan yang penting untuk diungkap. Berbagai temuan di lapangan menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan. Ini menunjukkan bahwa kritik yang disampaikan dengan itikad baik menjadi bagian dari proses membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Fifi di Jakarta, Senin (27/7).

Fifi mengajak publik untuk melihat konteks utuh dari pernyataan Presiden tentang 'londo ireng'. Pesan yang disampaikan, menurut Fifi, merupakan kiasan politik, bukan untuk menyudutkan profesi, media, maupun kelompok tertentu.

“Yang disampaikan Presiden adalah ajakan untuk tetap waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja merangkai narasi seolah-olah Indonesia tidak memiliki harapan dan tidak sedang bergerak maju. Kritik tentu diperlukan, tetapi berbeda dengan upaya membangun pesimisme secara sistematis,” kata Fifi.

Fifi menegaskan pemerintah menghormati kebebasan pers, kritik masyarakat, dan peran berbagai elemen bangsa sebagai bagian dari demokrasi. Namun, Fifi menyebut pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga ruang publik agar tidak dipenuhi narasi yang mengabaikan berbagai upaya penyelesaian yang sedang dilakukan.

Fifi menambahkan bahwa pemerintah akan terus memilih jalan kerja nyata sebagai jawaban atas berbagai kritik publik.

“Fokus pemerintah adalah menyelesaikan persoalan satu per satu, mempercepat perbaikan di lapangan, dan memastikan masyarakat merasakan manfaatnya. Ruang demokrasi tetap terbuka, tetapi mari bersama-sama menjaga agar kritik menjadi energi perbaikan,” tutup Fifi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Manfaat Niacinamide untuk Kulit
• 14 jam lalu
0
thumb
AS Jeda Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Turun Hampir 5%
• 14 jam lalu
0
thumb
DPRD DKI Pertanyakan Urgensi LPDP Jakarta Rp 100 Miliar, Minta Prioritaskan Masalah Pendidikan
• 4 jam lalu
0
thumb
4,5 Hektare Lahan Terbakar di Gunung Ringgit Probolinggo
• 13 jam lalu
0
thumb
Kronologi Videotron di Majalengka Ambruk dan Timpa Pengendara Motor hingga Tewas, Sudah Bergoyang Sehari Sebelumnya
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.