Kasus Mata-mata di NATO! Peserta Magang Keturunan Tionghoa dari Kanada Ditangkap

erabaru.net
1 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Sebuah kasus spionase terungkap di NATO. Seorang wanita keturunan Tionghoa berkewarganegaraan Kanada yang sedang magang di markas militer NATO di Belgia ditangkap oleh kepolisian Belgia atas dugaan terlibat dalam kegiatan spionase.

Jaksa penuntut Belgia pada Sabtu  (25/7/2026) mengatakan, wanita tersebut diduga mengumpulkan intelijen untuk negara ketiga, dan merupakan anggota sebuah organisasi kriminal. Namun, jaksa penuntut tidak mengungkap identitasnya, juga tidak menjelaskan untuk negara atau organisasi mana sebenarnya dia bekerja.

Si Wanita pada saat itu sedang menjalani magang di Markas Besar Tertinggi Pasukan Sekutu Eropa NATO (SHAPE). Tempat ini merupakan pusat komando militer tertinggi NATO yang bertanggung jawab merencanakan dan melaksanakan operasi militer NATO, sehingga memiliki peran yang sangat penting.

Jaksa penuntut mengatakan, awalnya petugas keamanan internal SHAPE yang menemukan adanya kejanggalan, kemudian melaporkannya kepada badan intelijen Belgia. Setelah badan intelijen militer dan Kepolisian Federal melakukan penyelidikan, pada 23 Juli mereka menggeledah tempat tinggal dan kantornya, lalu secara resmi menangkapnya keesokan harinya.

Juru bicara SHAPE mengatakan, saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa insiden ini mempengaruhi kesiapan tempur NATO, sistem komando, atau misi yang sedang dijalankan; semua kegiatan SHAPE tetap berjalan normal.

Jaksa penuntut mengatakan, karena kasus ini masih dalam penyelidikan, mereka tidak akan mengungkapkan detail lebih lanjut untuk saat ini.

Yang menjadi perhatian adalah, selain menjadi lokasi markas besar NATO, Belgia juga merupakan tempat berkedudukan berbagai lembaga Uni Eropa, dan selama ini selalu menjadi sasaran utama kegiatan intelijen asing.

Tahun lalu, Belgia mengungkap sebuah insiden serangan siber yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok terhadap badan intelijen, serta seorang perwira polisi Belgia yang diduga melakukan kegiatan spionase untuk Partai Komunis Tiongkok dan Rusia, yang kemudian ditahan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Meruya Utara Jakbar
• 16 jam lalu
0
thumb
Alasan Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatannya, Ini Kata Mensesneg
• 7 jam lalu
0
thumb
Kemenpar dan Pemkab Lakukan Pendampingan Khusus Desa Kemiren Banyuwangi, Jadi Best Tourism Village UN Tourism
• 3 jam lalu
0
thumb
Pjs Gubernur BI Destry Temui Prabowo di Istana, Didampingi Thomas Djiwandono
• 38 menit lalu
0
thumb
Percepat Transformasi Digital, Kolaka Dorong Aktivasi IKD Melalui Rebranding Dukcapil
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.