JAKARTA, DISWAY.ID - Misteri kematian Sutrimo yang ditemukan tak bernyawa di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menyisakan banyak tanda tanya.
Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, Ketua RT setempat, Imah, mengungkap fakta mengejutkan bahwa bangunan Klinik Mordent yang menjadi lokasi penemuan korban telah lama tidak berpenghuni, sehingga keberadaan Sutrimo di lokasi tersebut memunculkan pertanyaan baru.
Ia pun terkejut mendengar kabar ada seseorang yang meninggal dunia di depan bangunan kosong tersebut.
BACA JUGA:15 Hari Sutrimo Sebelum Mati dengan Mulut Berbusa, Mulai Penggebekan Rumah Febrie Hingga Kamis Kelabu
Klinik Mordent yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan--tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya Sutrimo, diduga penjaga rumah Febrie Adriansyah, dalam kondisi tidak sadarkan diri.
"Saya nggak ngerti, saya pikir ini rumah kosong. Kosong udah lama. Jadi saya pikir orang lewat yang pingsan. Jadi saya nggak tahu (ada orang meninggal)," kata Imah saat ditemui di TKP, Minggu malam, 26 Juli 2026.
Pasalnya, selama ini, ia jarang melihat adanya aktivitas di lokasi. Apalagi posisi rumahnya berada di bagian belakang kawasan tersebut.
BACA JUGA:Teka Teki Kasus Kematian Sutrimo Makin Misterius, Lampu Klinik Sempat Menyala Meski 5 Tahun Terbengkalai
"Sejauh ini dulu ada yang jaga, tapi akhir-akhir ini saya kurang paham, enggak tahu saya," ucapnya.
Saat itu, kata Imah, informasi yang diterimanya hanya menyebut ada seseorang yang pingsan dan telah dibawa ke rumah sakit.
Ima mengatakan, kabar tersebut ia dengar dari seorang pengemudi ojek ketika hendak berangkat beraktivitas pada Kamis pagi.
Karena tidak ada laporan dari warga, ia menganggap peristiwa itu bukan kejadian yang perlu ditindaklanjuti.
"Pas saya mau berangkat itu, tukang ojek bilang ada orang pingsan. Ada orang pingsan di pinggir jalan, sudah dibawa ke rumah sakit. Tapi warga saya enggak ada yang melapor, jadi saya enggak merespons balik," tuturnya.
Menurut dia, informasi yang diterimanya hanya menyebut korban pingsan. Bahkan Ia mengira korban merupakan orang yang melintas di kawasan tersebut dan telah mendapat pertolongan.
"Saya pikir orang lewat yang pingsan. Orang lewat, dibawa ke rumah sakit, ya sudah. Saya pikir sudah sembuh orangnya," kata dia.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)