Jakarta, tvonenews.com- Kabar meninggalnya dr Siti Zahra Maghfira viral di media sosial (Medsos). Dokter yang diduga tewas karena terjatuh dari Gedung di lantai 18.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tvonenews.com pada Senin (27/7), kalau dr. Siti Zahra Maghfira ini dijelaskan dalam berbagai akun di medsos, tengah menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jakarta.
Program yang secara umum dipahami, diikuti oleh para dokter untuk mendapatkan pengalaman serta pendalaman atau pemantapan mutu profesi dokter. Dalam hal ini dr. Siti Zahra Maghfira menjalani Program itu di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak, Depok.
- dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram @rumpi_gosip
Sehubungan dengan kabar meninggalnya dr Asosiasi PIDI-PIDGI menyampaikan respons tegasnya. Juga belasungkawanya untuk dokter yang wafat selama mengikuti program tersebut.
"Asosiasi PID-PDGI kembali menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya sejawat kami, dr. Siti Zahra Maghfira. Kepergian beliau meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan-rekan beliau," tulis Asosiasi PIDI-PIDGI, dalam akun instagramnya, Senin (27/7).
Asosiasi PIDI-PDGI menyampaikan juga, agar kejadian ini tidak terulang kembali. Sebab sudah banyak dokter yang wafat selama mengikuti PIDI di tahun 2026.
Berharap agar para tenaga kesehatan yang bertugas mendapatkan perlindungan, dan jaminan kesehatan.
"Ini bukan yang pertama kalinya kami ucapkan bela sungkawa untuk sejawat yang berpulang. Kehilangan demi kehilangan terjadi dalam waktu yang berdekatan, sementara keadaan ini terjadi dalam waktu yang berdekatan dan seharusnya tidak terjadi," sambung unggahan Asosiasi PIDI.
- dok.kolase tvOnenews.com/ akun Instagram @asosiasi.pidi.pidgi
"Kami mendukung penuh perubahan menyeluruh agar tenaga kesehtan dan medis terlindungi dari dampak negatif yang ada, baik secara langsung maupun tidak langsung," jelas Asosiasi tersebut.
Di sisi lain,akun medsos ada yang menjelaskan kalau dokter Siti Zahra tengah mengikuti program internship di Jakarta.
Bahkan dijelaskan dalam informasi tersebut, si dokter merupakan anak dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD. Dokter yang ditemukan meninggal dunia ini, merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).
"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. dr. Siti Zahra Maghfira, S.Ked meninggal di saat tengah menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jakarta," kata akun rumpigosip.





Komentar (0)