Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian masih memperketat pengamanan di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pasca bentrokan antarkelompok yang menewaskan seorang pemuda.
Sebanyak 188 personel tim gabungan diterjunkan demi mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Pengamanan melibatkan personel TNI, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek Menteng yang disiagakan di sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar situasi keamanan tetap terkendali pasca-insiden berdarah yang terjadi pada Minggu (26/7/2026).
“Masih dijaga. Antisipasi pasca bentrok,” kata Erlyn saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026)
Ia mengatakan pengerahan ratusan personel tersebut merupakan tindak lanjut dari apel pengamanan yang digelar pada Minggu malam. Seluruh unsur pengamanan diterjunkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Pelaksanaan apel semalam ada 188 personel gabungan TNI, personel Polda, Polres Jakpus, dan Polsek Menteng,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi menetapkan tiga orang sebagai pelaku dalam bentrokan yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Ketiganya kini telah diamankan di Mapolsek Menteng untuk menjalani proses hukum.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan ketiga pelaku yang ditangkap berinisial S, T, dan U.
"Dan kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut, yaitu Saudara S, Saudara T, dan Saudara U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng," kata Reynold, Minggu 26 Juli 2026. (Foe Peace Simbolon)





Komentar (0)