Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah pemerintah Maroko menamai sebuah jalan raya utama yang baru saja dibangun dengan namanya untuk menghormati Presiden AS te
Trump berterima kasih kepada Raja Maroko Mohammed VI, dan menyebut hal tersebut menjadi "kehormatan besar" baginya.
"Terima kasih kepada Yang Sangat Dihormati Raja Maroko Mohammed VI -- sungguh sebuah kehormatan besar," kata Trump dalam postingan via media sosial Truth Social, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (27/7/2026).
Trump menyertakan sebuah video yang menampilkan ruas jalan raya di tengah gurun Maroko, yang bernama "Jalan Raya Presiden Donald J Trump ", dalam postingannya tersebut.
Dikatakan Trump bahwa dirinya berharap dalam "menyusuri keseluruhan jalan raya hebat ini suatu hari nanti, semoga dalam waktu dekat".
Jalan raya tersebut membentang sepanjang 1.055 kilometer dari area Tiznit hingga Dakhla, sebuah kota di wilayah Sahara Barat yang menjadi sengketa.
Langkah pemerintah Maroko memberi nama jalan dengan nama Presiden AS ini menggarisbawahi hubungan erat kedua negara. Maroko memiliki perjanjian persahabatan berkelanjutan terlama dalam sejarah AS, yang telah terjalin sejak tahun 1786 silam.
Hubungan kedua negara memasuki fase baru pada Desember 2020, ketika Trump menyampaikan proklamasi yang mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat, setelah otoritas Rabat sepakat menormalisasi hubungan dengan Israel.
(nvc/ita)





Komentar (0)