Pertamina Perluas Eksplorasi Migas Lewat Akuisisi Wilayah Kerja dan Joint Study untuk Jaga Pasokan Energi

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperluas wilayah eksplorasi melalui akuisisi wilayah kerja baru dan pelaksanaan Joint Study bersama mitra strategis di dalam maupun luar negeri guna menjaga pasokan energi nasional.

Perluasan Eksplorasi dan Kolaborasi Global

Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi Asep Samsul Arifin mengatakan eksplorasi menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri hulu minyak dan gas bumi.

Ia mengungkapkan, “Eksplorasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri hulu migas.”

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi hingga April 2026, PHE menjadi perusahaan dengan jumlah Joint Study terbanyak di Indonesia dengan 10 studi.

Hingga Juli 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 12 Joint Study yang terdiri atas 10 studi masih berjalan, satu studi telah selesai, dan satu studi lainnya menunggu persetujuan pemerintah.

Kerja sama tersebut melibatkan sejumlah perusahaan energi internasional, seperti Petronas, BP, ENI, KUFPEC, SK Earthon, PetroChina, POSCO, TPAO, Woodside, serta mitra strategis lainnya di berbagai wilayah prospektif Indonesia.

PHE juga memperluas kerja sama regional dengan Management Petroleum Malaysia melalui skema Technical Evaluation Agreement pada sejumlah blok migas di Malaysia.

Asep mengatakan, “Melalui perluasan wilayah kerja, penguatan kolaborasi dengan mitra global, serta penerapan teknologi eksplorasi yang semakin maju, kami terus membangun portofolio yang berkualitas untuk meningkatkan peluang penemuan sumber daya migas baru.”

Tambah Wilayah Kerja Baru

Selain memperkuat kolaborasi melalui Joint Study, PHE terus memperluas portofolio eksplorasi dengan memperoleh delapan wilayah kerja baru di Indonesia sepanjang 2023 hingga 2026.

Delapan wilayah kerja tersebut meliputi Bunga, Peri Mahakam, East Natuna, Melati, Binaiya, Lavender, Bobara, dan North Ketapang, serta satu wilayah kerja di Malaysia, yaitu Blok SK-510.

Asep menegaskan, “Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PHE dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional."


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sempat Kritis di RSCM, Satu Korban Bentrokan di Menteng Meninggal Dunia
• 20 jam lalu
0
thumb
Serangan Bom Bundir di Pos Pemeriksaan Keamanan Pakistan Menewaskan 27 Orang, Termasuk Anggota Militer, Polisi, dan Pejabat Pemerintah
• 5 jam lalu
0
thumb
Musik Bisa Jadi Alat Memperkenalkan Indonesia di Panggung Internasional
• 22 jam lalu
0
thumb
Wujudkan Mimpi Berlari di Bromo, Mulai dengan Menabung di Bank BJB
• 3 jam lalu
0
thumb
Wali Kota Makassar Minta ASN Aktif Pantau Persoalan Sosial dan Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.