Bayi di Batanghari Diduga Dijual Ayah Kandung, Sempat Ditemukan lalu Diculik di Rumah Aman

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Bayi di Batanghari Diduga Dijual Ayah Kandung, Sempat Ditemukan lalu Diculik di Rumah AmanNasional | inews | Senin, 27 Juli 2026 - 10:41

BATANGHARI, iNews.id - Seorang bayi perempuan berusia delapan bulan di Kabupaten Batanghari, Jambi, diduga dijual ayah kandung seharga Rp20 juta. Bayi berinisial G itu sempat ditemukan polisi, tetapi kemudian kembali hilang setelah dibawa sekelompok orang dari Rumah Aman UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Batanghari.

Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tersebut terungkap setelah ibu kandung bayi, Femi Sri Rohani, tidak bertemu dengan anaknya selama sekitar 10 hari. Dia kemudian mendapat informasi bahwa anaknya berada dalam pengasuhan seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya.

Kuasa hukum Femi, Prayogi, mengatakan ada dugaan kuat bayi tersebut telah diserahkan oleh suami kliennya kepada pihak lain.

“Adanya dugaan penjualan anak bayi oleh ayah kandung, suami dari klien kami,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, kejadian ini diketahui korban saat mendapat informasi dari seorang teman terkait keberadaan anaknya.

Baca Juga:DPR Tekankan Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dongkrak Lapangan Kerja hingga UMKM

“Klien kami mendapat informasi dari temannya yang menyatakan anaknya berada pada pengawasan seseorang yang saat itu kami belum tahu siapa. Informasinya ibu paruh baya,” katanya.

“Indikasi kuat sudah dijual,” ucapnya lagi.

Peristiwa bermula ketika suami Femi berinisial TH membawa bayi mereka pada 7 Juli 2026. Menurut Femi, suaminya sebelumnya juga beberapa kali membawa anak tersebut saat terjadi persoalan rumah tangga, tetapi selalu mengembalikannya dalam beberapa hari.

Kecurigaan muncul setelah bayi tak kunjung dipulangkan. Femi juga mendapat kabar bahwa suaminya membeli telepon genggam dan sepeda motor baru. Dia kemudian melaporkan dugaan penjualan anak tersebut ke Polres Batanghari pada 17 Juli 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, bayi perempuan tersebut diduga diserahkan kepada seorang perempuan yang memiliki hubungan keluarga dengan salah satu kelompok Orang Rimba atau suku anak dalam (SAD). Ayah bayi disebut menerima uang Rp20 juta, tetapi dugaan transaksi tersebut masih didalami penyidik.

Baca Juga:Jokowi Dianugerahi Gelar 'Baginda Pemuka Bangsa' oleh 5 Kerajaan Adat Lampung

Polisi kemudian menemukan bayi itu di kawasan Bukit Duabelas, Kabupaten Sarolangun. Bayi dibawa kembali ke Batanghari dan dititipkan sementara di Rumah Aman UPTD PPA untuk menjalani observasi sambil menunggu penyelesaian proses hukum.

Masalah kembali muncul ketika bayi perempuan dibawa atau diculik sekelompok orang dari rumah aman pada Jumat (24/7/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat petugas yang melakukan penjagaan sedang dalam proses pergantian giliran.

Polres Batanghari kini menelusuri keberadaan bayi dan pihak-pihak yang membawanya. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti terkait dugaan penyerahan uang Rp20 juta sebelum menentukan status hukum TH. Ayah bayi tersebut belum mengakui telah menjual anaknya dan berdalih uang yang diterima merupakan pinjaman.

Femi berharap anaknya segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dikembalikan kepadanya. Dia juga meminta pihak yang terbukti terlibat diproses secara hukum.

“Saya harap anak saya bisa kembali sama saya secepatnya dan pelaku bisa dihukum berat.”

Hingga kini, Polres Batanghari masih menyelidiki dugaan tindak pidana perdagangan orang sekaligus peristiwa dibawanya bayi dari rumah aman. Belum ada pihak yang diumumkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

#regional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
• 54 menit lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Soroti Kasus Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Ada Keheranan 
• 3 jam lalu
0
thumb
Lowongan Kerja BCA untuk Fresh Graduate, Simak Cara Daftarnya
• 4 jam lalu
0
thumb
Polri Tangkap AKP Pardiman Kasat Narkoba Polres Tangsel, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba
• 1 jam lalu
0
thumb
Breaking News! Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.