Mensesneg jelaskan proses transisi pergantian Gubernur BI

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan proses pergantian Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo segera dimulai setelah Presiden menerima surat pengunduran dirinya.

"Yang pertama, Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin.

Prasetyo mengatakan penerimaan pengunduran diri Perry akan ditindaklanjuti secara administratif sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut dia, pemerintah selanjutnya akan menerbitkan keputusan presiden (keppres) terkait pemberhentian Perry Warjiyo secara hormat dari jabatan Gubernur BI.

"Untuk selanjutnya, secara administratif tentu hari ini akan kami tindak lanjuti berkenaan dengan surat pengunduran diri tersebut karena sesuai mekanisme maka akan diterbitkanlah keputusan presiden berkaitan dengan pemberhentian beliau secara hormat dari jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia," ujarnya.

Setelah tahapan administratif tersebut, proses pergantian Gubernur BI akan memasuki masa transisi sebelum Presiden mengajukan calon Gubernur BI definitif yang baru.

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, Presiden akan mengusulkan nama calon Gubernur BI baru kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Selanjutnya, Komisi XI DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan sebelum memberikan persetujuan resmi.

Setelah disetujui DPR, barulah calon tersebut akan ditetapkan dan dilantik oleh Presiden sebagai Gubernur BI definitif.

Baca juga: Mensesneg: Keppres pemberhentian Perry Warjiyo segera diterbitkan

Baca juga: Perry Warjiyo mundur, Presiden Prabowo belum tetapkan calon Gubernur BI

Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo Subianto belum mengajukan calon definitif pengganti Perry Warjiyo karena surat pengunduran diri tersebut baru diterima pada Minggu (26/7).

"Belum, kan baru kemarin juga. Bapak Presiden belum dalam waktu satu hari ini langsung mengajukan calon definitif," kata Prasetyo.

Ia mengatakan pengajuan calon Gubernur BI definitif selanjutnya akan dilakukan Presiden sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Sementara itu, Prasetyo mengatakan proses komunikasi mengenai masa transisi kepemimpinan BI juga akan dibahas bersama Presiden, termasuk dengan pejabat yang menjalankan tugas gubernur sementara.

"Rencananya akan kita cari waktu, kalau bisa hari ini, berdiskusi dengan Bapak Presiden," ujarnya.

Terkait alasan Perry mengundurkan diri, Prasetyo mengatakan pengajuan tersebut disampaikan melalui surat kepada Presiden dengan alasan pribadi. Pemerintah, kata dia, menghormati keputusan tersebut.

Prasetyo juga menegaskan tidak ada desakan dari pemerintah yang melatarbelakangi pengunduran diri Perry. "Tidak ada, tidak ada. Dalam suratnya hanya menyatakan, mengajukan permohonan pengunduran diri," katanya.

Baca juga: Mensesneg: Pengunduran diri Gubernur BI karena alasan pribadi

Baca juga: Destry: Kepemimpinan BI tetap kolektif kolegial usai Perry mundur


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
200 Personel TNI-Polri Jaga Jalan Tambak Menteng hingga Matraman, Cegah Bentrokan Susulan
• 6 jam lalu
0
thumb
Kecelakaan Maut Trailer Tabrak 2 Truk, Rumah hingga Pemotor di Pasuruan, 3 Orang Tewas
• 2 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Waspada, Kamboja Makin Berkembang dengan Pengaruh Sepak Bola Jepang
• 16 jam lalu
0
thumb
Wamen ESDM Yuliot Tanjung Soroti Peran Pemuda dalam Ketahanan Energi
• 17 jam lalu
0
thumb
Mantan Dubes RI untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.