JAKARTA, KOMPAS.com - Pasukan Korps Brimob yang sebelumnya bersiaga di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, sejak Minggu (26/7/2026) malam mulai meninggalkan lokasi pada Senin (27/7/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, sekitar pukul 07.30 WIB, personel Brimob yang mengenakan seragam taktis hitam lengkap dengan helm, rompi, dan perlengkapan pengamanan mulai berbaris di halaman Mapolsek Metro Menteng.
Tak lama berselang, mereka keluar dari area mapolsek dan naik ke dua kendaraan pengangkut Korps Brimob yang telah terparkir di depan kantor polisi tersebut.
Baca juga: Pascabentrokan Maut di Menteng, Polisi-TNI Masih Siaga di Jalan Tambak Pagi Ini
Sekitar pukul 07.42 WIB, dua kendaraan Brimob beserta satu kendaraan lain yang keluar dari dalam Mapolsek Metro Menteng meninggalkan lokasi.
Setelah personel Brimob bergerak, sejumlah prajurit TNI AD juga tampak berbaris di halaman mapolsek. Namun, mereka tidak langsung meninggalkan lokasi dan kembali menuju salah satu sudut di dalam area Mapolsek Metro Menteng.
Sebelumnya, pengamanan di Mapolsek Metro Menteng diperketat setelah keluarga dan rekan K (23), pemuda yang tewas dalam bentrokan di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, mendatangi kantor polisi tersebut pada Minggu malam.
Sempat beredar informasi bahwa Mapolsek Metro Menteng digeruduk massa. Namun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membantah kabar tersebut.
Baca juga: Geber-geber Motor di Depan Warung Nasi Uduk Berujung Bentrokan Maut di Menteng
Ia menegaskan, kedatangan keluarga dan rekan korban berlangsung kondusif serta bukan merupakan aksi penyerangan terhadap kantor kepolisian.
"Pihak keluarganya kelompok pemuda yang meninggal tadi itu datang, tapi enggak digeruduk," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu.
Roby juga memastikan situasi di Mapolsek Metro Menteng tetap aman meski sempat dipadati warga.
"Situasi biasa saja. Masih ramai tapi kondusif," kata Roby.
Bentrokan Dipicu Teguran Knalpot MotorBentrokan di Jalan Tambak I terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pada Minggu.
Peristiwa itu menyebabkan K meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, seorang pria berinisial DS mengalami luka-luka dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Baca juga: Pagi Ini, Polsek Menteng Masih Dijaga Ketat Usai Kedatangan Keluarga Korban Tewas Bentrokan Berdarah
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah menangkap tiga orang berinisial S, T, dan U yang diduga terlibat dalam penganiayaan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan, bentrokan bermula dari perselisihan antara sekelompok orang dan warga di kawasan Matraman.






Komentar (0)