Jakarta, VIVA – Menjelang GIIAS 2026, perhatian pembaca VIVA Otomotif tertuju pada perkembangan mobil baru hingga edukasi keselamatan berkendara. Mulai dari daftar harga MPV terbaru, kehadiran BAIC T1, hingga perbedaan blind spot dan black spot yang masih sering disalahartikan. Berikut tiga artikel terpopuler VIVA Otomotif:
1. Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan
- Wuling
Segmen MPV masih menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat Indonesia karena menawarkan kabin luas dan daya angkut yang sesuai untuk kebutuhan keluarga. Menjelang GIIAS 2026, berbagai model MPV masih tersedia dengan rentang harga yang kompetitif, mulai dari Rp167 jutaan.
Persaingan di kelas ini diperkirakan akan semakin menarik seiring hadirnya model baru dan penyegaran dari sejumlah pabrikan. Kondisi tersebut memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang berencana membeli mobil keluarga dalam waktu dekat. Baca selengkapnya.
2. BAIC T1 Bawa Standar Baru EV Crossover dengan Kabin Luas dan Teknologi Pintar
- Dokumentasi BAiC.
BAIC resmi menghadirkan T1 sebagai mobil listrik murni pertamanya di Indonesia. Crossover ini menawarkan kabin yang lega, fitur ADAS Level 2, kemampuan parkir otomatis, serta fungsi Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Vehicle(V2V) untuk menunjang kebutuhan mobilitas modern.
Melalui T1, BAIC ingin memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik yang semakin kompetitif. Kehadiran model ini juga menambah pilihan crossover listrik bagi konsumen Indonesia menjelang GIIAS 2026. Baca selengkapnya.
3. Tak Cuma Blind Spot, Pengendara Wajib Mengenal Black Spot
- Korlantas Polri
Blind spot dan black spot merupakan dua istilah yang sering terdengar di dunia lalu lintas, tetapi memiliki arti yang berbeda. Blind spot adalah area yang tidak terlihat oleh pengemudi melalui kaca spion, sedangkan black spot mengacu pada lokasi jalan yang memiliki tingkat kecelakaan tinggi.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Dengan mengenali titik buta kendaraan dan lebih waspada saat melintasi kawasan rawan kecelakaan, pengendara dapat mengurangi risiko terjadinya insiden di jalan. Baca selengkapnya.






Komentar (0)