Akibat Pemotongan DBH, Pemprov DKI hanya Revitalisasi 11 Sekolah Rusak pada 2026

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pengurangan jumlah sekolah yang direvitalisasi itu terjadi setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Akibat Pemotongan DBH, Pemprov DKI hanya Revitalisasi 11 Sekolah Rusak pada 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hanya akan merevitalisasi 11 dari total 22 sekolah yang sebelumnya direncanakan diperbaiki pada 2026. Pengurangan jumlah sekolah yang direvitalisasi itu terjadi setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, semula anggaran telah disiapkan untuk merevitalisasi maupun merenovasi sebanyak 22 sekolah baik tingkat SD, SMP, dan SMA pada tahun ini. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah tersebut dipangkas menjadi tujuh sekolah.

Baca Juga:
Pramono Bentuk Tim Investigasi dan Inventarisasi Awasi Pembangunan Sekolah Rusak

"Sebenarnya untuk 2026 ini dianggarkan 22 SD, SMP, SMA yang akan direvitalisasi atau renovasi oleh pemerintah daerah. Tetapi karena kemudian ada pemotongan DBH Dana Bagi Hasil, dari 22 itu menjadi 7 yang dijalankan," kata Pramono di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).

Pramono menjelaskan, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang bangunannya sempat roboh sebelumnya berada di urutan kedelapan dalam daftar prioritas revitalisasi. Setelah menerima laporan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata), Pemprov DKI memutuskan menambah empat sekolah lagi untuk direvitalisasi tahun ini.

Baca Juga:
Pramono Alokasikan Rp249 Miliar untuk Bangun Empat Sekolah Rusak di 2026

"Nah SD Negeri 9 di Kebayoran Lama itu nomor 8. Jadi nomor 8 kemudian kemarin setelah dilaporkan oleh dinas terkait, Dinas Pendidikan dan juga Citata, maka saya memutuskan untuk ditambah 4 yang akan diselesaikan di tahun ini. Jadi ada 7 tambah 4 jadi ada 11," ujarnya.

Menurut Pramono, 11 sekolah yang belum masuk dalam program revitalisasi tahun ini akan diselesaikan pada tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga:
Pramono Dorong Agar Fasos dan Fasum Dimanfaatkan sebagai RPTRA

"Yang 11 akan kita selesaikan di tahun anggaran berikutnya," kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AKSI ASN Berbasis Digital Inovasi Baru BKPSDM Makassar
• 14 jam lalu
0
thumb
Briton English Education Kembali Gelar Celebration of Success, Dorong Generasi Makassar Berdaya Saing Global
• 10 jam lalu
0
thumb
Perampok Emas di Bangka Selatan Ditangkap di Belitung, Sempat Jual Hasil Rampokan untuk Kabur
• 14 jam lalu
0
thumb
Pernyataan Prabowo Soal Londo Ireng Bisa Berujung Kemunduran Demokrasi
• 15 jam lalu
0
thumb
Harga Pangan Akhir Pekan: Telur dan Cabai Masih Tinggi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.