AS Hentikan Serangan ke Iran, Beri Ruang bagi Diplomasi dengan Oman

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) menghentikan rangkaian serangan militernya terhadap Iran untuk memberi kesempatan berlangsungnya perundingan diplomatik antara Teheran dan Oman.

Informasi tersebut dilaporkan stasiun televisi CBS dengan mengutip sejumlah pejabat regional yang identitasnya tidak diungkapkan.

Keputusan penghentian operasi militer disebut berkaitan dengan upaya membuka ruang dialog di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Sebelumnya, pada 24-25 Juli 2026, Iran dan Oman menggelar beberapa putaran perundingan di Teheran yang melibatkan pejabat setingkat wakil menteri luar negeri.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip umum dan mekanisme praktis untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi paling penting di dunia.

“Kedua pihak membahas prinsip-prinsip umum dan mekanisme praktis untuk mengatur navigasi yang aman di Selat Hormuz,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa dialog mengenai keamanan navigasi di Selat Hormuz telah menunjukkan kemajuan, meskipun kondisi di kawasan tersebut belum mengalami perubahan signifikan.

Di sisi lain, laporan Axios menyebut militer AS masih menyiapkan sejumlah rencana darurat apabila konflik kembali meningkat, meski Presiden Donald Trump belum memberikan perintah untuk melancarkan operasi militer baru.

Mengutip sejumlah sumber, Axios melaporkan Trump memutuskan menghentikan serangan lanjutan pada Jumat (24/7/2026), sekaligus mengakhiri rangkaian operasi militer yang berlangsung selama 13 hari berturut-turut.

Meski serangan dihentikan sementara, sumber tersebut menyebut Pentagon tetap mempertahankan kesiapan militer sebagai langkah antisipasi apabila situasi kembali memburuk.

Penghentian operasi ini dinilai menjadi sinyal bahwa Washington masih membuka peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, meskipun opsi militer tetap berada di atas meja apabila perundingan tidak membuahkan hasil. (ant/saf/ham)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KKP Merehabilitasi 90 Dapur Produksi Garam di Pidie untuk Meningkatkan Produktivitas Petani
• 20 jam lalu
0
thumb
PM Australia Keberatan Tarif Baru Trump: Kami Ada Aturan Cegah Perbudakan Modern
• 5 jam lalu
0
thumb
Fakta-Fakta Kasus Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok di Bali, KemenHAM dan PDIP Turun Tangan
• 3 jam lalu
0
thumb
Aksi Curanmor Terekam CCTV di Makasar Jaktim, Polisi Selidiki
• 13 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Merak Amankan 36 Juta Batang Rokok Ilegal Selama Semester I 2026
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.