Menteri LH Sebut Mangrove Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Hijau Lewat Pasar Karbon

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyatakan rehabilitasi mangrove berpotensi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi hijau melalui mekanisme perdagangan karbon internasional selain berperan memulihkan lingkungan.

Rehabilitasi Mangrove Libatkan Pemerintah dan Masyarakat

Jumhur mengatakan pemerintah tengah membangun gerakan nasional pemulihan mangrove yang melibatkan kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, "Penanaman mangrove dapat dikolaborasikan dengan kegiatan bisnis melalui mekanisme pasar karbon internasional. Aktivitas yang menghasilkan karbon dapat dikompensasi melalui pasar karbon, sehingga menghasilkan pendanaan yang cukup besar."

Menurut Jumhur, rehabilitasi mangrove telah dilakukan secara serentak di 162 titik yang tersebar di 37 provinsi dengan melibatkan sekitar 2.000 peserta secara langsung dan puluhan ribu peserta lainnya dari berbagai daerah.

Ia menjelaskan mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon empat hingga lima kali lebih besar dibandingkan vegetasi daratan sehingga satu hektare mangrove dinilai setara dengan sekitar empat hektare tanaman daratan dalam menyerap emisi karbon.

Pasar Karbon Diharapkan Tarik Investasi dan Ciptakan Lapangan Kerja

Jumhur menyebut rehabilitasi mangrove ke depan tidak hanya mengandalkan pembiayaan dari APBN dan APBD, tetapi juga akan dikembangkan melalui mekanisme pasar karbon internasional bersama dunia usaha.

Menurutnya, skema tersebut berpotensi menarik investasi untuk rehabilitasi mangrove dalam skala besar sekaligus memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat yang terlibat dalam pemeliharaan kawasan mangrove.

Program itu juga diproyeksikan menciptakan green jobs, memberikan upah kepada masyarakat selama proses pemeliharaan, serta menghadirkan skema benefit sharing dari hasil perdagangan karbon.

Ia mengungkapkan, "Berdasarkan berbagai perhitungan yang kami lakukan, membangun Indonesia melalui pemulihan lingkungan dengan memanfaatkan mekanisme pasar karbon merupakan kegiatan usaha yang menguntungkan."

Jumhur mengajak seluruh pihak menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove agar memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Curhat Hanya Sanggup Revitalisasi 11 dari Puluhan Sekolah Rusak Akibat Pemotongan DBH
• 15 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Timnas Voli Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026, Perebutan Posisi Ketiga
• 14 jam lalu
0
thumb
John Herdman Jelaskan Kondisi Terkini Cedera Marselino Ferdinan: Bisa Bermain di Piala AFF 2026?
• 8 jam lalu
0
thumb
Lebak Pacu Populasi Kerbau dengan Teknologi Inseminasi Buatan
• 19 jam lalu
0
thumb
Gubernur Kaltara Harap LCC Empat Pilar MPR RI Lahirkan Pemimpin Masa Depan
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.