Lebak Pacu Populasi Kerbau dengan Teknologi Inseminasi Buatan

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK, – Pemerintah Kabupaten Lebak terus memperkuat pengembangan peternakan kerbau melalui penerapan teknologi inseminasi buatan (IB). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak sekaligus produktivitas usaha masyarakat pedesaan.

Kepala Bidang Bina Usaha dan Kelembagaan Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, Rieyan Dermawan, mengatakan peternakan kerbau hingga kini masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat desa. Populasi kerbau di Lebak saat ini mencapai sekitar 15 ribu ekor dan diproyeksikan terus bertambah melalui pemanfaatan teknologi reproduksi yang lebih modern.

"Ke depan dikembangkan teknik budidaya yang lebih baik agar populasi kerbau terus meningkat melalui kelahiran anakan sehingga mendukung upaya swasembada daging kerbau," kata Rieyan di Lebak, Sabtu.

Selain peningkatan populasi, pemerintah daerah juga menilai modernisasi budidaya menjadi langkah penting. Sebagian besar peternak di Lebak masih menerapkan pola pemeliharaan tradisional. Penerapan teknologi reproduksi diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan populasi sekaligus meningkatkan produktivitas usaha peternakan rakyat.

Potensi Ekonomi Kerbau Lumpur

Kerbau yang dipelihara masyarakat merupakan jenis kerbau lumpur dengan bobot dewasa berkisar 500 hingga 700 kilogram. Ukuran ini membuatnya memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di pasaran. Di tingkat peternak, usaha ternak kerbau masih menjadi sumber pendapatan utama keluarga.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Asep (50), peternak di kawasan perkebunan kelapa sawit Rangkasbitung, mengaku usaha yang telah dijalankan selama sekitar dua dekade mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya. Ia mengelola sekitar 45 ekor kerbau yang digembalakan setiap hari di kawasan perkebunan dengan ketersediaan hijauan pakan melimpah.

Setiap tahun, Asep dapat menjual sekitar lima ekor kerbau dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp150 juta. Hasil usaha tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membangun rumah, hingga membiayai pendidikan dua anaknya sampai perguruan tinggi.

Kepastian Pendapatan Peternak

Hal serupa disampaikan Jamawi (60), peternak asal Solear, Kecamatan Maja. Ia menilai peternakan kerbau masih menjadi usaha yang memberikan kepastian pendapatan bagi masyarakat pedesaan. Jamawi memelihara sekitar 35 ekor kerbau dan rata-rata menjual lima ekor setiap tahun dengan nilai sekitar Rp150 juta.

Harga kerbau berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta per ekor, bergantung pada ukuran dan kualitas ternak. Menurut Jamawi, keberadaan kawasan perkebunan kelapa sawit memberikan keuntungan bagi peternak karena menyediakan hamparan rumput sebagai sumber pakan alami. Setiap hari ratusan ekor kerbau digembalakan di kawasan tersebut sehingga biaya pemeliharaan relatif lebih efisien.

Pengembangan peternakan kerbau dinilai memiliki prospek ekonomi yang besar karena tidak hanya menopang pendapatan rumah tangga peternak, tetapi juga mendukung penyediaan ternak potong di daerah. Dengan penguatan teknologi budidaya, peningkatan populasi, serta pemanfaatan sumber daya pakan lokal, sektor peternakan kerbau di Kabupaten Lebak diharapkan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pedesaan dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terpopuler: John Herdman Dihantam Kabar Buruk Usai Umumkan 26 Pemain AFF, Fakta Mengejutkan Skuad Timnas Indonesia
• 10 jam lalu
0
thumb
DPR Sebut Harusnya Febrie Diborgol dan Dipakaikan Rompi Tahanan oleh Kejagung
• 5 jam lalu
0
thumb
Panen Perdana Telur di Kaltara, Gubernur: Bukti Nyata Kemandirian Pangan
• 10 jam lalu
0
thumb
TPS Liar di Stasiun Pasar Minggu Meluber ke Jalan, Warga Ngeluh Bau
• 17 jam lalu
0
thumb
Festival Jakarta Great Sale 2026 Raup Transaksi Rp16,8 Triliun
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.