PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program PNM Green Impact. 

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM bersama pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaannya berkolaborasi menanam 22.000 pohon mangrove secara serentak di 18 titik kawasan pesisir di Indonesia.

Baca Juga :
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
Lima Tahun Juara Satu, Intip Kisah Ibu yang Tak Pernah Menyerah Veronika Reni dan PNM Mekaar di Hari Anak Nasional

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNM. Sejak 2024 hingga 2026, PNM telah menanam 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Bagi PNM, menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberdayaan. Banyak nasabah PNM menjalankan usaha yang bergantung pada ekosistem pesisir, mulai dari perikanan, budidaya hasil laut, perdagangan, hingga usaha kuliner berbasis hasil tangkapan nelayan. Ketika abrasi dan kerusakan lingkungan mengancam kawasan pesisir, yang terdampak bukan hanya alam, tetapi juga keberlangsungan usaha dan penghidupan keluarga.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bahwa pemberdayaan yang sesungguhnya adalah memastikan masyarakat memiliki masa depan yang berkelanjutan.

"PNM percaya bahwa pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang hari ini, tetapi juga tentang menjaga kesempatan hidup bagi generasi berikutnya. Ketika kita menanam mangrove, yang kita tanam bukan sekadar pohon, melainkan perlindungan bagi lingkungan, keberlanjutan usaha masyarakat, dan harapan bagi ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem pesisir," ujar Kindaris.

Selain melindungi pantai dari abrasi, intrusi air laut, dan gelombang ekstrem, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan penting dalam menyerap karbon. Karena itu, setiap pohon yang ditanam bukan hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan ekonomi masyarakat yang hidup di kawasan pesisir.

Lebih dari itu, ekosistem mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti pembibitan mangrove, ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, hingga pengolahan berbagai produk bernilai tambah. Potensi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui PNM Green Impact, PNM terus menegaskan bahwa pemberdayaan tidak hanya diwujudkan melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui upaya menjaga lingkungan sebagai fondasi tumbuhnya ekonomi masyarakat.
 

Baca Juga :
Kapolda Riau Tinjau Langsung Kerusakan Mangrove 118 Hektare, 2 Tersangka Dijerat
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah
Danantara Terus Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Royal Dinner di UKSW, Sultan Ternate ke-49 Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan
• 18 jam lalu
0
thumb
Penabrak Parade Gay di Berlin Teridentifikasi: Pria 21 Tahun
• 3 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 29 menit lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 5 jam lalu
0
thumb
Eks Jampidsus Febrie Ditahan, Prof Hermawan: Dikepung Bukti, Bukan Kriminalisasi | ZOOMCAST
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.