Moskow (ANTARA) - Angkatan bersenjata Rusia telah menyerang lebih banyak pusat logistik militer, fasilitas produksi pesawat nirawak (drone), dan fasilitas penyimpanan Ukraina selama 24 jam terakhir, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu.
"Penerbangan operasional-taktis, drone serang, divisi rudal dan artileri dari kelompok Angkatan Bersenjata Rusia menyerang pusat logistik, tempat produksi drone jarak jauh dan lokasi penyimpanan, fasilitas infrastruktur bahan bakar dan energi, serta transportasi yang digunakan untuk kepentingan angkatan bersenjata Ukraina," jelas pernyataan tersebut.
Kementerian tersebut menambahkan bahwa militer tersebut juga menyerang lokasi pengerahan sementara angkatan bersenjata Ukraina dan tentara bayaran asing di 146 wilayah.
Pasukan Rusia telah menghancurkan satu perahu karet yang membawa dua prajurit Ukraina di wilayah Dnipropetrovsk, menyita peralatan radio dan telepon seluler yang berisi data tentang rute pergerakan pasukan, kata Komandan Kompi Kelompok Tempur Tsentr (Pusat) Alexander Volkov kepada RIA Novosti.
Dia mengatakan bahwa para prajurit Ukraina telah salah arah dan memasuki wilayah yang dikuasai pasukan Ukraina, bukannya mencapai posisi mereka sendiri.
"Pasukan musuh menggunakan perahu karet sebagai alat transportasi. Saat itu senja, dan mereka jadi bingung. Alih-alih mencapai pasukan mereka sendiri, mereka malah dikepung oleh pasukan kita. Mereka dilumpuhkan. Perahu itu juga dihancurkan," kata Volkov.
Informasi mengenai peralatan yang disita telah diserahkan kepada unit intelijen untuk dianalisis lebih lanjut dan dilakukan perencanaan operasional, imbuhnya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Zelenskyy tuding Rusia datangkan 30.000 tentara Korut untuk perang
"Penerbangan operasional-taktis, drone serang, divisi rudal dan artileri dari kelompok Angkatan Bersenjata Rusia menyerang pusat logistik, tempat produksi drone jarak jauh dan lokasi penyimpanan, fasilitas infrastruktur bahan bakar dan energi, serta transportasi yang digunakan untuk kepentingan angkatan bersenjata Ukraina," jelas pernyataan tersebut.
Kementerian tersebut menambahkan bahwa militer tersebut juga menyerang lokasi pengerahan sementara angkatan bersenjata Ukraina dan tentara bayaran asing di 146 wilayah.
Pasukan Rusia telah menghancurkan satu perahu karet yang membawa dua prajurit Ukraina di wilayah Dnipropetrovsk, menyita peralatan radio dan telepon seluler yang berisi data tentang rute pergerakan pasukan, kata Komandan Kompi Kelompok Tempur Tsentr (Pusat) Alexander Volkov kepada RIA Novosti.
Dia mengatakan bahwa para prajurit Ukraina telah salah arah dan memasuki wilayah yang dikuasai pasukan Ukraina, bukannya mencapai posisi mereka sendiri.
"Pasukan musuh menggunakan perahu karet sebagai alat transportasi. Saat itu senja, dan mereka jadi bingung. Alih-alih mencapai pasukan mereka sendiri, mereka malah dikepung oleh pasukan kita. Mereka dilumpuhkan. Perahu itu juga dihancurkan," kata Volkov.
Informasi mengenai peralatan yang disita telah diserahkan kepada unit intelijen untuk dianalisis lebih lanjut dan dilakukan perencanaan operasional, imbuhnya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Zelenskyy tuding Rusia datangkan 30.000 tentara Korut untuk perang






Komentar (0)