Kekerasan Pemukim Ilegal di Tepi Barat Tewaskan 6 Orang: 80 Warga Palestina Ditahan, Masjid Dibakar

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Warga Palestina berdiri di dekat mobil yang dibakar dalam serangan pemukim ilega Israel di Desa Sarra, Kegubernuran Nablus, Tepi Barat, Sabtu (25/7/2026). (Sumber: Leo Correa/Associated Press)

RAMALLAH, KOMPAS.TV - Presiden Komisi Tinggi untuk Urusan Tahanan Palestina Amin Shuman menyatakan setidaknya 80 warga Palestina ditangkap Israel di Tepi Barat usai bentrokan berdarah di Desa Tal, Kegubernuran Nablus, pada Jumat (24/7/2026) lalu.

Amin Shuman mengecam penangkapan oleh militer Israel sebagai "hukuman kolektif" bagi masyarakat Palestina. Menurutnya, otoritas Israel berupaya melakukan "kebijakan pembalasan" atas peristiwa di Tal.

Insiden kekerasan di Desa Tal pada Jumat (24/7) lalu dilaporkan menewaskan enam orang, yakni empat warga Palestina dan dua orang Israel. Militer Israel menyatakan dua orang yang tewas adalah personelnya.

Usai peristiwa tersebut, aparat Israel dilaporkan meluncurkan operasi penangkapan besar-besaran di Tepi Barat. Pemukim ilegal Israel juga melakukan aksi kekerasan dan vandalisme dengan dalih pembalasan atas peristiwa tersebut.

Per Minggu (26/7), militer Israel mengaku telah menangkap lebih dari 70 warga Palestina di Tepi Barat. Sebanyak 11 di antaranya ditangkap di Desa Tal.

Berdasarkan keterangan saksi mata, insiden di Desa Tal sendiri bermula dari serbuan sekelompok pemukim ilegal Israel. Warga desa berupaya menghalangi pemukim ilegal sehingga terjadi bentrokan.

Baca Juga: Pemukim Ilegal Israel Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Bunuh Remaja dan Curi 700 Domba

Dalam operasi penangkapan pasca-bentrokan, militer Israel turut menyerbu Rumah Sakit Khusus Nablus di Tepi Barat. Direktur rumah sakit, Ghassan Barkat menyebut tentara Israel menyerbu gedung dan menangkap seorang pria yang sedang dirawat karena luka serius.

Tak hanya menangkap pasien, tentara Israel juga disebut menghina tenaga kesehatan di lokasi kejadian. Barkat pun menyebut terdapat anak-anak di rumah sakit saat penggerebekan oleh militer Israel.

"Lebih dari 50 tentara bersenjata dan petugas menyerbu rumah sakit, menakut-nakuti pasien. Ini seharusnya tidak terjadi di institusi kesehatan," kata Ghassan Barkat dikutip Associated Press.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • tepi barat
  • israel palestina
  • kekerasan pemukim ilegal israel
  • pemukim ilegal israel
  • masjid dibakar di tepi barat
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri Tito Ungkap Lulusan IPDN Banyak Diminta Kepala Daerah
• 7 jam lalu
0
thumb
Terpopuler: Yamaha Siapkan Motor Listrik Baru, Harga SUV Jelang GIIAS, hingga Aturan Spion Motor
• 15 jam lalu
0
thumb
Polisi Pastikan Situasi Menteng Kondusif Usai Bentrokan Tewaskan Satu Orang
• 1 jam lalu
0
thumb
Demi Prabonomics, Cak Imin Bakal Rayu Parpol untuk Revisi 108 UU
• 11 jam lalu
0
thumb
Prabowo Seharusnya Terima Kasih ke Aktivis Hingga Jurnalis, Bukan Melabeli Londo Ireng
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.