Prajurit TNI Tewas Tertembak saat Bantu Polisi Kejar Bandar Narkoba di Bireuen

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Prajurit TNI dari Polisi Militer Kodam Iskandar Muda, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia setelah tertembak peluru rekoset saat membantu polisi menghentikan mobil terduga pelaku narkotika di Jalan Juli–Takengon, depan SPBU Juli, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7).

Peristiwa itu terjadi ketika tim Ditresnarkoba Polda Aceh mengejar sebuah mobil Mitsubishi Triton double cabin berwarna hitam yang diduga digunakan untuk mengangkut narkotika.

Saat akan dihentikan, pengemudi mobil memilih melarikan diri dan menabrak sebuah sepeda motor hingga terseret beberapa meter.

Di tengah pengejaran, seorang anggota polisi melepaskan tembakan untuk menghentikan laju kendaraan. Pada saat yang sama, Pratu Galuh yang berada di sekitar lokasi berusaha membantu petugas dengan memindahkan palang besi di area SPBU guna mengadang kendaraan tersebut. Dalam situasi itu, korban tertembak peluru rekoset.

Pratu Galuh sempat dilarikan ke RS BMC Bireuen sebelum dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengatakan Polda Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Pratu Galuh Nugraha. Menurutnya, personel yang melepaskan tembakan telah diamankan bersama senjata api dan amunisi untuk kepentingan penyelidikan.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Pratu Galuh Nugraha. Personel yang melepaskan tembakan telah diamankan bersama senjata api dan amunisi sebagai barang bukti. Penyidik bersama Bidang Propam Polda Aceh sedang melakukan investigasi secara menyeluruh, termasuk uji balistik dan pemeriksaan terhadap prosedur penggunaan senjata api. Proses ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel," kata Joko Krisdiyanto.

Ia menambahkan, Kapolda Aceh juga telah berkoordinasi dengan Pangdam Iskandar Muda, Danpuspomad, dan Danpomdam Iskandar Muda guna memastikan penanganan perkara berlangsung terbuka sekaligus menjaga soliditas TNI–Polri.

Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polda Aceh menyatakan hasil investigasi akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.

Belum dibeberkan apakah pengejaran terhadap bandar narkoba itu berhasil ditangkap atau tidak.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tombol Komputer Eror Picu Nuklir Meledak, 60.000 Orang Tewas
• 3 jam lalu
0
thumb
Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
• 11 jam lalu
0
thumb
TikTok Didenda Rp126,5 Miliar di Korea Selatan akibat Pengumpulan Data Ilegal
• 15 jam lalu
0
thumb
Wamen ESDM Yuliot Tanjung Soroti Peran Pemuda dalam Ketahanan Energi
• 1 jam lalu
0
thumb
Lowongan Kerja Bank BRI untuk Penempatan Semarang, Cek Syaratnya
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.