TNI Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tengah, Satgas PRR: Warga Dapat Kembali Beraktivitas

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

TAKENGON — Anggota TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah, membangun jembatan gantung di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.  Di atas bentang Sungai Jamboaye, para personel TNI bekerja serius pascabencana.

Mereka harus berburu dengan waktu untuk mempercepat selesainya jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah kerja Komando Distrik Militer 0106/Aceh Tengah.

Personel TNI dengan tugas masing-masing, bekerja di atas bangunan jembatan gantung yang sedang dikerjakan di atas bentang sungai yang lebarnya 90 meter dan kedalaman waktu normal sekitar satu meter. Pembangunan jembatan itu sudah dimulai sejak 6 April 2026.

Baca Juga :
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026

Panjang jembatan yang dibangun itu 110 meter dan lebar 1,2 meter. Pembangunannya dimulai sejak 6 April 2026. Demikian laporan yang diterima Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR).

“Jembatan ini mampu menampung beban maksimal satu ton. Alhamdulillah, pengerjaannya telah mencapai 82,54 persen,” ujar seorang petugas, Minggu (26/7/2026).

Jembatan Perintis Garuda III Kodim 010/Aceh Tengah, merupakan jalur transportasi yang menghubungkan antara Kampung Reje Payung-Kampung Jamat di Kecamatan Linge.

Baca Juga :
Kepala BGN Sudaryono Ungkap Alasan TNI-Polri Dilibatkan dalam Program MBG

Pembangunan jembatan perintis tersebut melibatkan 3 personel Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka (Yon TP 854/DK) yang bermarkas induk di Pameu, Aceh Tengah, 1 personel asistensi dari Zeni Kodam (Engineering Division) Iskandar Muda, dan tiga masyarakat setempat.

Saat ini, pembangunannya telah memasuki tahapan pemasangan papan lantai dan pengencangan tiang hanger.

Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Safrizal ZA, memberikan apresiasi kepada aparat TNI yang terus bekerja membantu penanggulangan pascabencana di Aceh. Kehadiran aparat TNI di lapangan, merupakan salah satu bentuk partisipasi dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga.

Baca Juga :
Daftar Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa Akademi TNI-Akpol, Ini Profilnya 

“TNI, Polri, kementerian, elemen sipil, donatur swasta, semuanya telah, sedang dan terus bekerja sama memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran untuk percepatan pemulihan di Aceh. Saya memberikan apresiasi kepada semuanya, termasuk teman-teman yang sedang membangun jembatan perintis Garuda di Linge,” kata Safrizal.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AKSI ASN Berbasis Digital Inovasi Baru BKPSDM Makassar
• 1 jam lalu
0
thumb
Hasil Piala Presiden 2026: Persib Tumbangkan Arema FC, Uilliam Barros Jadi Pahlawan Kemenangan
• 19 jam lalu
0
thumb
Riset Pelestarian Budaya Kaltim Didorong Perkuat Identitas Lokal di Tengah Pembangunan IKN
• 3 jam lalu
0
thumb
Net Foreign Sell Menggila! BMRI, BUMI hingga CUAN Dilepas Investor Asing
• 12 jam lalu
0
thumb
Kabar Duka Sepak Bola Tanah Air, Legenda PSS Sleman Fajar Listiyantara Meninggal Dunia
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.