8 Huntap di Aceh Tamiang Dibangun, Hasil Urunan Polisi Hutan se-RI

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membangun delapan unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan delapan unit hunian merupakan hasil gotong royong anggota polisi kehutanan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembangunan tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) sebagai bentuk nyata kepedulian Kemenhut kepada masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh rumah telah rampung dibangun dan kini ditempati oleh keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan, semangat pengabdian menjadi landasan bagi jajaran polisi kehutanan untuk tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

"Budhi Bhakti Wirawana (kode etik polisi kehutanan yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, kepedulian, dan gotong royong) mengajarkan bahwa pengabdian polisi kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya," kata Dwi dilansir Antara, Minggu (26/7/2026).

Sementara itu, Ketua Umum IPKI Sustyo Iriyono mengatakan, pembangunan delapan unit hunian merupakan hasil gotong royong anggota polisi kehutanan di Indonesia.

"Hunian ini berdiri karena semangat kebersamaan keluarga besar polisi kehutanan. Setiap dukungan yang diberikan anggota menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Inilah makna Budhi Bhakti Wirawana yang kami wujudkan melalui aksi nyata," kata Sustyo.

Selain membangun hunian, IPKI juga akan melanjutkan kegiatan sosial melalui renovasi taman pendidikan Al Qur'an di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: Kemendagri dan KPK Akan Keliling 10 Klaster Wilayah Buntut OTT Kepala Daerah

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kemenhut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepedulian sosial, sejalan dengan arahan Menhut Raja Juli agar insan kehutanan memberikan manfaat tidak hanya bagi kelestarian hutan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Maresca tak Mau Hidup di Bawah Bayangan Guardiola
• 5 jam lalu
0
thumb
Segini Gaji Juergen Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman
• 5 jam lalu
0
thumb
Dokter: Olahraga Rutin di Usia 40 Tahun Turunkan Risiko Penyakit Jantung
• 23 jam lalu
0
thumb
Mewujudkan Mimpi Anak-anak lewat Drama Musikal ”Meraih Mimpi”
• 12 jam lalu
0
thumb
Ramalan Weton 26 Juli 2026, Intip Nasib Hoki dan Sinyal Apes di Hari Minggu Esok Hari
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.