Arab Saudi Vs Houthi Makin Menjadi-jadi

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan telah menyerang situs-situs Houthi dan menghancurkan target yang mengancam kapal-kapal komersial. Serangan ini disebut sebagai respons atas serangan terhadap pelayaran di Laut Merah.

Serangan tersebut terjadi setelah Houthi mengklaim serangan terhadap dua kapal Saudi minggu ini di Laut Merah.

"Militer Houthi yang teroris... menargetkan kapal-kapal dagang di Laut Merah," tulis Turki al-Maliki, juru bicara koalisi pimpinan Saudi, di media sosial X.

"Koalisi melakukan respons yang tegas dan kuat" dengan menargetkan situs-situs militer Houthi yang digunakan untuk mengancam pelayaran di Laut Merah dan bahwa "respons militer kini telah berakhir," imbuh al-Maliki.

Baca juga: Panas! Saudi Serang Fasilitas Telekomunikasi Houthi di Yaman

2 Orang Luka

Media Houthi Yaman mengatakan dua orang terluka akibat serangan udara Arab Saudi. Korban adalah seorang pekerja di kota Hodeida dan seorang wanita di pulau Kamaran.

"Seorang pekerja di gedung telekomunikasi terluka dalam agresi Saudi di kota Hodeida," kata televisi al-Masirah.

Houthi Bersumpah Balas Serangan Arab Saudi

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman bersumpah akan membalas Arab Saudi setelah mereka menuduh kerajaan tersebut menargetkan infrastruktur sipil. Ancaman pembalasan ini disampaikan seiring meluasnya perang Timur Tengah di seluruh wilayah.

Riyadh menyerang target militer Houthi di Hodeida, Yaman pada hari Jumat (24/7). Media Houthi melaporkan dua orang terluka setelah kelompok yang didukung Iran tersebut mengumumkan blokade maritim terhadap Saudi dan menyerang kapal-kapalnya.

Baca juga: Mendidih! Houthi Luncurkan Rudal ke Arab Saudi

Peningkatan ketegangan ini menandai front baru perang yang telah melanda kawasan tersebut setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada bulan Februari lalu.

"Penargetan fasilitas sipil oleh musuh Saudi di Hodeida dan pulau Kamaran merupakan eskalasi yang berbahaya," tulis media Ansarollah milik Houthi di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/7/2026).

"Kami menegaskan bahwa kejahatan baru-baru ini tidak akan dibiarkan begitu saja," imbuhnya.

Sebuah sumber keamanan Yaman mengatakan kepada AFP bahwa pangkalan angkatan laut di kota pelabuhan Hodeida dan kamp militer di pulau Kamaran termasuk di antara target serangan Saudi.


(kny/zap)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kader PDIP Jatim Jawab Tantangan soal Keterlibatan Anak Muda dalam Politik
• 8 jam lalu
0
thumb
Rampung Diperiksa, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan
• 23 jam lalu
0
thumb
Kejagung soal Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Perlindungan, Lebih Nyaman
• 23 jam lalu
0
thumb
Sempat Viral Cekcok di Bundaran HI, Satpam dan Pengemudi Alphard Berdamai
• 4 jam lalu
0
thumb
Konflik di Timur Tengah Memanas Lagi, China Borong Minyak Rusia
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.