PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota direksinya, hanya sekitar dua pekan setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menyatakan telah menerima surat pengunduran diri Grandy Prajayakti dari jabatan Direktur pada 22 Juli 2026.
Informasi tersebut disampaikan Direktur Keuangan RANS Rumunggu Yokonapita dalam keterbukaan informasi kepada BEI yang dikutip Sabtu (25/7/2026).
“Pada 22 Juli 2026, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur Perseroan,” ujar Rumunggu.
Menurutnya, Grandy mengundurkan diri dengan alasan pribadi. Perseroan selanjutnya akan meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), sesuai ketentuan yang berlaku.
Grandy diketahui baru menjabat sebagai Direktur RANS sejak 2025. Sebelum masuk ke jajaran direksi, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis di berbagai entitas dalam Grup RANS sejak 2023.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai direktur di PT Rans Nikmat Sejahtera, PT Idpods Kreasi Indonesia, PT Rans Kosmetika Indonesia, serta PT RFA Kharisma Internasional.
“Melalui pengalaman kerjanya, dia mengembangkan keahlian di bidang strategi pemasaran, manajemen operasi bisnis, serta pengembangan kemitraan dan proyek-proyek strategis,” kata Rumunggu.
Pengunduran diri tersebut terjadi tidak lama setelah RANS resmi menjadi perusahaan terbuka.
Perseroan mencatatkan saham perdana di BEI pada 10 Juli 2026 melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dalam aksi korporasi tersebut, RANS melepas 20,02% saham kepada publik dengan harga penawaran Rp170 per saham.
Baca Juga: 10 Saham Paling Boncos Sepekan, Ada RANS Milik Raffi Ahmad
Baca Juga: RANS Entertainment Resmi IPO, Raup Dana Rp429 Miliar untuk Ekspansi Bisnis
Dari IPO tersebut, emiten milik Raffi Ahmad itu menghimpun dana sekitar Rp429 miliar yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan.
Di pasar saham, pergerakan RANS masih berada di atas harga penawaran perdana meski mengalami tekanan. Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), saham RANS ditutup melemah 16 poin atau 6,96% ke level Rp214 per saham.
Meski demikian, harga tersebut masih berada 25,9% di atas harga IPO sebesar Rp170 per saham.






Komentar (0)