Justin Hubner Diming-imingi Klub Indonesia, Pundit Senior Ini Beri Nasihat 

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com – Rumor panas mengenai potensi kepindahan bek andalan Timnas Indonesia, Justin Hubner, ke kompetisi kasta tertinggi Super League Indonesia langsung memantik respons dari pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni.

Pria yang akrab disapa Bung Kus tersebut mendesak agar sang pemain tetap bertahan mengarungi kerasnya kompetisi Eropa.

Menurut Bung Kus, bertahan di Benua Biru akan memberikan dampak krusial bagi akselerasi dan kematangan teknik bertanding bek berusia 22 tahun tersebut.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner (kiri) di Liga Belanda
Sumber :
  • instagram.com/fortuna.sittard/

Atmosfer Eropa dinilai sanggup menempa Hubner untuk menghadapi lawan dengan berbagai karakter dan kualitas kelas wahid.

"Pengalaman dia bermain di Eropa akan lebih mematangkan kemampuannya menghadapi lawan-lawan dengan karakter yang berbeda di level yang lebih tinggi dibanding bermain di sini," tegas Bung Kus.

Bung Kus menambahkan, pandangan ini murni didasari pada pengembangan karier jangka panjang sang pemain, tanpa ada maksud mengerdilkan mutu kompetisi dalam negeri.

"Bukan merendahkan kompetisi di Indonesia, tetapi kesempatan dia mendapatkan pengalaman yang berbeda di sana sangat bagus," lanjutnya.

Iming-Iming Nilai Komersial vs Misi Sepak Bola

Derasnya spekulasi kepindahan Hubner ke Indonesia tak lepas dari posisinya yang sempat masuk daftar panggil Skuad Garuda di Piala AFF 2026.

Mengingat turnamen Asia Tenggara tidak masuk dalam agenda resmi FIFA, absennya sang pemain di klub Eropa memicu desas-desus bahwa ia berpotensi merapat ke klub lokal.

Bek Timnas Indonesia Justin Hubner
Sumber :
  • PSSI

Pilar Fortuna Sittard itu sendiri memang tampil mengkilap sepanjang musim lalu dengan mencatatkan 26 penampilan serta mengemas dua gol dan satu assist di kasta teratas Liga Belanda (Eredivisie).

Bung Kus tak menampik bahwa tawaran dari klub Indonesia sangat menggiurkan dari sudut pandang finansial dan popularitas.

"Main di Indonesia memang menarik karena kontraknya cukup bagus. Nilai komersial dia juga akan sangat tinggi karena antusiasme dan promosi sepak bola Indonesia luar biasa," kata Bung Kus.

Namun, ia menegaskan bahwa aspek teknis sepak bola harus menjadi prioritas utama demi masa depan sang pemain sekaligus Timnas Indonesia.

"Kalau dari sisi sepak bola, saya melihat bermain di Eropa jauh lebih bermanfaat, baik untuk masa depan sepak bola Indonesia maupun masa depan si pemain," tambah pengamat senior tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamen di Bogor Dipukuli Sejumlah Pemuda Usai Diduga Acungkan Jari Tengah
• 10 jam lalu
0
thumb
Warga Madiun Sukses Ciptakan Biodiesel Ramah Lingkungan dari Limbah MBG, Minyak Bekas, dan Ampas Tebu
• 1 jam lalu
0
thumb
Alasan Kejagung soal Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan: Terburu-buru, Sudah Malam
• 17 jam lalu
0
thumb
Satpam Bundaran HI Maafkan Polisi Pengemudi Alphard: Saya Puas, Tak Ada Dendam di Hati
• 14 jam lalu
0
thumb
Danamon Travel Fair Hadir di Tujuh Kota, Berikan Nilai Lebih bagi Nasabah dalam Rangka HUT ke-70 Danamon
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.