JAKARTA - Bus dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) diduga kabur usai menabrak pengemudi ojek online (ojol) dalam sebuah insiden yang terekam dalam video viral di media sosial. Terkait hal ini, pihak Kemhan menyatakan telah mengetahui kejadian tersebut dan perkara sudah diselesaikan secara damai.
"Kementerian Pertahanan telah memonitor informasi tersebut. Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh anggota yang bersangkutan dengan pengemudi ojek online," kata Karo Infohan Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).
Ia menambahkan, penyelesaian telah dilakukan secara langsung antara sopir bus dinas Kemhan dan pengemudi ojek online. Kedua belah pihak telah berkomunikasi dengan baik dan mencapai penyelesaian secara musyawarah.
Dalam kesempatan itu, Rico juga mengingatkan seluruh pegawai Kemhan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas selama berkendara serta bertanggung jawab bila melakukan kesalahan di jalan.
Baca Juga:Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan"Kementerian Pertahanan tetap mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan," ucapnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, seorang pengemudi ojol mengaku menjadi korban tabrak lari oleh bus berwarna hitam bertuliskan Kemhan. Kejadian bermula ketika pengemudi ojol itu berhenti karena ingin memutar balik lantaran di depannya ada bus Transjakarta.
Namun, ketika sedang berhenti, bus dinas Kemhan menabrak dari belakang hingga dirinya terjatuh. Keduanya sempat terlibat cekcok hingga sopir bus Kemhan meninggalkan pengemudi ojol tersebut.
"Si driver-nya sempat berhenti terus dia bilang, nanya ke gua, 'Lu ngapain berhenti tengah jalan?' Lah, kalau gua lanjut gua ditabrak TJ, Pak! Gitu," kata pengemudi ojol.
#nasional





Komentar (0)