Usai Penertiban, Warga Berharap Bangunan Liar di Tapos Depok Tak Muncul Lagi

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Dua hari setelah Satpol PP Kota Depok menertibkan puluhan bangunan liar di Jalan Boulevard Esmeralda Golf, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, warga berharap kawasan tersebut tidak kembali dipenuhi lapak liar.

Harapan itu disampaikan Rahman (52), warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi.

Menurut dia, penertiban sebaiknya diikuti dengan pengawasan agar bangunan semi permanen yang sebelumnya berdiri di sepanjang jalan tidak kembali bermunculan.

Baca juga: Bangunan Liar di Tapos Depok Dibongkar Diduga Kopi Pangku, Warga: Yang Kami Lihat Warung Biasa

"Kalau balik lagi atau enggak saya juga enggak tahu. Mudah-mudahan sih enggak kalau memang nanti jalannya diawasi terus," ujar Rahman saat ditemui Kompas.com, Sabtu (25/7/2026).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kawasan tersebut kini tampak lengang.

Sisa-sisa reruntuhan bangunan semi permanen masih berserakan di sepanjang sisi jalan.

Puing beton, kayu bekas, pecahan asbes, hingga sampah plastik terlihat menumpuk di atas tanah merah sepanjang sekitar 15 meter di sisi dinding pembatas Jalan Tol Cimanggis-Cinere.

Tidak terlihat lagi aktivitas perdagangan, tenda terpal, maupun perabotan warung yang sebelumnya memenuhi lokasi. Yang tersisa hanyalah material bekas pembongkaran.

Warga Berharap Bangunan Liar Tak Kembali

Rahman mengatakan, deretan bangunan liar itu sebenarnya sudah berdiri cukup lama.

Sebagian besar digunakan sebagai warung yang menjual makanan, buah, minuman, hingga kopi.

"Dari dulu memang warung biasa. Jualan buah, gorengan, kopi juga ada. Bangunannya memang liar karena nempel di pembatas jalan itu," katanya.

Ia memperkirakan, sebelum kawasan tersebut beberapa kali ditertibkan, jumlah lapak mencapai lebih dari 20 unit.

Baca juga: Lokasi Kopi Pangku di Tapos Depok Ditertibkan, 25 Bangunan Liar Dibongkar

"Terus setelah kawasan ini mulai dibangun dan sempat ditertibkan sekitar tiga tahunan lalu, ya berkurang. Masih ada yang nekat buka lagi, tapi paling sekitar 10 warungan," ujarnya.

Menurut Rahman, aktivitas para pedagang umumnya berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Paling yang masih buka itu warung ayam goreng. Nah kalau lewat jam 10 atau jam 12 malam saya juga enggak tahu masih buka lagi atau enggak karena saya sudah enggak ke sini," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Simak selengkapnya harga emas tiga jenama di Pegadaian pada Sabtu ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Buat Sayembara Tangkap Begal Berhadiah hingga Rp50 Juta untuk Warga Jabar
• 6 jam lalu
0
thumb
Jadwal Pertandingan Piala AFF 2026 Hari Ini, Sabtu 25 Juli
• 11 jam lalu
0
thumb
10 Perusahaan Minyak Tertua di Dunia, Shell Hampir 2 Abad
• 22 jam lalu
0
thumb
Kisah Cinta Nathalie Holscher dan Aripat yang Berujung ke Pernikahan, Ternyata Kenal dari Sosial Media
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.