Tingkat KDRT di Inggris Meningkat saat Piala Dunia 2026, Apa Penyebabnya?

beautynesia.id
11 jam lalu
Cover Berita

Piala Dunia FIFA 2026 diikuti lebih banyak peserta, dengan total 48 negara dan 104 pertandingan. Dengan berbagai kejutan tak terduga, ajang yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini diakhiri dengan kemenangan Spanyol sebagai juara dunia.

Sayangnya, di balik euforia pertandingan yang digelar empat tahunan ini, ada satu hal mengkhawatirkan yang menghantui masyarakat. Melansir BBC, pihak otoritas di Inggris justru kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama turnamen berlangsung.

Crown Prosecution Service (CPS), selaku lembaga terkait, memperkirakan adanya peningkatan kasus KDRT seiring berlangsungnya pertandingan Piala Dunia 2026. Bukan tanpa dasar, fenomena ini adalah pola yang hampir selalu terjadi di setiap penyelenggaraan ajang akbar seperti Piala Dunia.

Sebenarnya kenapa momen turnamen Piala Dunia dikaitkan dengan meningkatnya kasus KDRT? Simak penjelasannya berikut ini!

Fenomena Peningkatan Kasus KDRT saat Inggris Bertanding

Ilustrasi Kekerasan dalam Rumah Tangga/Foto: Magnific.com

Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir pada 19 Juli 2026 lalu, dan berbagai pihak kini sedang dalam masa siaga untuk menghadapi potensi peningkatan kasus KDRT. Kekhawatiran ini bukan muncul tanpa alasan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Research in Crime and Delinquency, melansir The Guardian, menganalisis data laporan KDRT di wilayah Lancashire, Inggris, selama Piala Dunia FIFA 2002, 2006, dan 2010.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah laporan KDRT meningkat sekitar 26 persen ketika tim nasional Inggris bertanding dibandingkan hari-hari biasa. Angka tersebut bahkan meningkat menjadi sekitar 38 persen ketika Inggris mengalami kekalahan. Sementara itu, ketika Inggris memenangkan pertandingan atau bermain imbang, peningkatan kasus tetap terjadi, meski tidak sebesar saat tim mengalami kekalahan.

Kekhawatiran serupa juga muncul saat Euro 2024. Dewan Kepala Kepolisian Nasional Inggris, melansir BBC, mencatat sekitar 300 laporan KDRT diterima dalam periode yang berdekatan dengan penyelenggaraan turnamen, sehingga aparat kembali meningkatkan kewaspadaan setiap kali kompetisi sepak bola besar berlangsung.

(naq/naq)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dua Bulan Pakai Hijab, Ashanty Akui Sempat Ingin Kembali Lepas Lantaran Hal Ini
• 8 jam lalu
0
thumb
KemenPAN-RB Siapkan Sanksi Guru ASN Tanjungbalai yang Cabuli Anak Laki-laki
• 13 jam lalu
0
thumb
Rusia dan Ukraina Saling Gempur, 11 Orang Tewas dalam Serangan Terbaru
• 2 jam lalu
0
thumb
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan dan Diborgol, DPR Desak Kejagung Tegakkan Kesetaraan Hukum
• 5 jam lalu
0
thumb
Mabes Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tak Berwenang Memungut Pajak Rakyat
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.