Akhir Penantian SDN 09 Kebayoran Lama yang Roboh 2 Tahun, Pramono Pastikan Dibangun September

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya meninjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh sejak 2024, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekolah yang sempat menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial.

Pantauan Kompas.com, Pramono tiba di lokasi sekitar pukul 16.18 WIB. Ia langsung mengenakan helm keselamatan sebelum memasuki area sekolah.

Di sejumlah ruang kelas, atap bangunan terlihat telah ambruk, sementara rangka besi penyangga tampak berkarat.

Baca juga: Pramono Berharap Forkabi Tak Sekadar Jadi Ormas, tetapi Berkontribusi untuk Jakarta

Saat menyusuri lorong sekolah, Pramono sempat terdiam sekitar lima detik sambil mengamati kondisi bangunan yang rusak. Sesekali ia menatap rangka bangunan dan mendengarkan penjelasan dari jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta anggota DPRD DKI yang mendampinginya.

"Hari ini secara khusus saya memang datang langsung untuk memastikan kondisi yang sebenarnya dari SD 09 dan juga SD 11 Kebayoran Lama," kata Pramono.

Temukan Rangka Bangunan Berkarat

Usai berkeliling, Pramono mengatakan kerusakan bangunan terlihat jelas dari kondisi rangka penyangga.

Menurut dia, terdapat bagian rangka yang masih utuh, tetapi ada pula yang telah berkarat dan diduga menjadi penyebab kerusakan bangunan.

Baca juga: Pramono Pastikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Mulai Dibangun September, Butuh Waktu 10 Bulan

"Bangunan ini sebenarnya dibangun, renovasinya terakhir tahun 2011. Tadi kalau melihat kerangkanya kelihatan dengan gampang bahwa ada yang masih utuh, ada yang berkarat yang kemudian menyebabkan kerusakan yang ada. Di beberapa tempat tadi kita lihat dengan gampang," ujarnya.

Temuan tersebut menjadi salah satu alasan Pemprov DKI memutuskan pembangunan sekolah tidak lagi bisa ditunda.

Tambah Empat Sekolah Diprioritaskan

Pramono menjelaskan, sebelum kasus SDN Kebayoran Lama Selatan 09 mencuat, Pemprov DKI sebenarnya telah merencanakan renovasi terhadap 22 sekolah pada 2026.

Namun, rencana itu terganggu akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dan kebijakan efisiensi anggaran.

"Kemarin saya mengadakan rapat, hadir Ibu Kepala Dinas Pendidikan, dari 22 yang direncanakan untuk dibangun di tahun 2026 ini, hanya tujuh yang kemudian sudah teralokasi anggarannya," kata Pramono.

Setelah melihat langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan menerima laporan dari Dinas Pendidikan, ia memutuskan menambah empat sekolah yang harus segera dibangun.

Baca juga: Pramono Siapkan Tim Teknis dan Pengawas, Tak Mau Kasus Sekolah Rusak Terulang Lagi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kemarin dalam rapat saya memutuskan ada empat yang saya minta untuk dibangun sekarang juga. Di antaranya adalah tempat ini. Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan," ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengenal Snail Mail Club, Tren Bertukar Surat yang Sedang Digemari Gen Z
• 16 jam lalu
0
thumb
TNI Evakuasi 2 Jenazah Warga yang Tewas Ditembak OPM di Yahukimo
• 18 jam lalu
0
thumb
Kejagung Ungkap Sudah Hampir Dua Pekan Pelajari Kasus Febrie yang Dilimpahkan Kortas Tipidkor
• 21 jam lalu
0
thumb
Akademisi Sebut Stabilitas Pasokan dan Distribusi Jadi Kunci Menjaga Harga Pangan Tetap Wajar
• 16 jam lalu
0
thumb
Dindik Jatim Siapkan Sidak Rutin Cegah Murid Gunakan Rokok di Sekitar Sekolah
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.