HARIAN FAJAR.CO.ID, MAKASSAR —
Mahasiswa Prodi Mesin Otomotif Terapan (D4), Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar (FT UNM)
membuat inovasi “Rancang Bangun Trainer Sepeda Motor Listrik”.
Inovasi tersebut menjadi tugas akhir sebagai syarat kelulusan milik empat mahasiswa yakni:
Jufriadi, Nuralisa, Muh Nur Fahmi Dzulqaidah, dan Rayhan Alfarezi Marhaba. Mahasiswa angkatan 2021 ini sukses melaksanakan ujian tutup, Jumat 24 Juli 2026.
Sidang ujian tutup ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan IV FT UNM, Prof. Dr. Fiskia Rera Baharuddin, M.T., bersama Ketua Jurusan Teknik Otomotif, Prof. Dr. Drs. Syafiuddin Parenrengi, M.Pd. Turut hadir dosen pembimbing; Dr. Mohammad Ahsan S. Mandra, S.T., M.T., Ir. Muhammad Iskandar Musa, S.Pd., M.T.
Sementara itu, jajaran dosen penguji yang memberikan evaluasi, masukan, serta pertanyaan kritis terhadap pengujian performa alat yakni; Jumadin, S.Pd., M.Pd., Ahmad Kurniawan, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya, Jufriadi dan tim menjelaskan bahwa inovasi Trainer Sepeda Motor Listrik ini dirancang menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk menjawab tantangan pertumbuhan populasi kendaraan listrik di Indonesia.
Alat ini, kata dia, diproyeksikan sebagai media pembelajaran praktikum interaktif di laboratorium otomotif.
Trainer berbasis motor Brushless Direct Current (BLDC) 48V 1000W ini menggunakan baterai jenis Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) dengan konfigurasi campuran (15S 2P) 48V 30Ah yang dilengkapi Battery Management System (BMS) 15S 48V 50A serta konverter DC-DC.
“Rangka trainer menggunakan kerangka sepeda motor Satria FU yang disesuaikan secara ergonomis, di mana posisi baterai diletakkan di bagian bawah untuk menurunkan titik berat serta meningkatkan kestabilan dan keamanan praktikum,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pengujian pada mesin dynotest, trainer ini mampu menghasilkan:
Mode Percepatan 1: Kecepatan maks 14 km/jam, daya 1.7 HP (353.2 Watt), torsi 20.3 Nm.
Mode Percepatan 2: Kecepatan maks 17 km/jam, daya 2.0 HP (499.5 Watt), torsi 20.0 Nm.
Mode Percepatan 3: Kecepatan maks 21 km/jam, daya 1.9 HP (598 Watt), torsi 19.7 Nm, dengan arus puncak 12.11 Ampere.
“Waktu pengisian baterai hingga penuh (charging) membutuhkan waktu 6 jam, dan baterai sanggup bertahan hingga 2 jam 28 menit pada beban penggunaan penuh,” tambahnya.
Wakil Dekan IV FT UNM, Prof. Dr. Fiskia Rera Baharuddin, M.T., menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas keberhasilan pembuatan alat peraga praktikum ini.
Ia menekankan pentingnya pengembangan inovasi teknologi tepat guna yang berfokus pada keberlanjutan dan hilirisasi karya akademik.
Menurut dia, Karya inovatif tersebut merupakan bukti nyata komitmen mahasiswa dan dosen FT UNM dalam merespons transisi energi nasional menuju kendaraan ramah lingkungan.
“Kami mendorong agar karya rancang bangun seperti ini tidak berhenti pada taraf ujian tugas akhir semata, tetapi dapat dilanjutkan ke tahap pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), publikasi ilmiah bereputasi, serta penjajakan kerja sama kemitraan dengan industri otomotif maupun instansi pemerintah,” tegas Prof. Fiskia.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Teknik Otomotif FT UNM, Prof. Dr. Drs. Syafiuddin Parenrengi, M.Pd., memberikan arahan strategis terkait optimalisasi hasil riset mahasiswa untuk kemajuan fasilitas laboratorium dan peningkatan kompetensi lulusan.
“Kehadiran trainer ini sangat membantu memperkuat sarana pembelajaran berbasis praktik di laboratorium kita, khususnya pada mata kuliah teknologi kendaraan listrik,” jelasnya.
Dengan efisiensi, lanjutnya, biaya produksi yang jauh lebih terjangkau dibandingkan trainer komersial di pasaran, inovasi ini membuktikan bahwa mahasiswa D4 Mesin Otomotif Terapan tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan vokasional (hands-on skills) yang sangat siap bersaing di dunia industri modern.
Ia berpesan Beliau agar tim mahasiswa segera melakukan penyempurnaan dokumen teknis dan manual book penggunaan trainer agar alat peraga ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa di bawahnya dalam kegiatan praktikum laboratorium. (*)






Komentar (0)