Bobby Nasution dan Surya Bergantian Berkantor di Kepulauan Nias untuk Percepat Pembangunan Wilayah Tertinggal

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akan bergantian berkantor di Kepulauan Nias bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya selama tiga bulan sebagai upaya mempercepat pembangunan dan mengejar ketertinggalan wilayah tersebut.

Agenda Berkantor Dorong Program Strategis

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara Erwin Hotmansah Harahap mengatakan kebijakan itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah provinsi dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di Kepulauan Nias.

"Agenda berkantor di Kepulauan Nias merupakan bentuk kehadiran pemerintah provinsi dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di Kepulauan Nias," ungkap Erwin.

Selama berkantor di Kepulauan Nias pada 15–20 Juli 2026, Bobby Nasution mendorong sejumlah program strategis di berbagai sektor.

Program tersebut meliputi pembangunan SMK Negeri 1 Gido di Kabupaten Nias.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mendorong pembangunan SMA Negeri Unggulan Sukma Nias di Kota Gunungsitoli.

Pemerintah mempercepat perbaikan ruas jalan Nias Barat–Nias Selatan.

Pemerintah juga mempercepat pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo di Kota Gunungsitoli.

Pembangunan gudang logistik di kawasan Pelabuhan Ro-Ro Gunungsitoli turut menjadi bagian dari program strategis tersebut.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah meningkatkan layanan kesehatan di Nias Selatan.

Pemerintah juga mendorong revitalisasi situs megalitik Tetegewo.

Revitalisasi situs megalitik Bawomataluo turut menjadi salah satu program prioritas.

Pemerintah menyalurkan bantuan kepada nelayan di Nias Barat.

Bantuan kepada masyarakat di Nias Barat juga disalurkan dalam rangka mendukung kesejahteraan warga.

Kebijakan Pertama dalam Sejarah Provinsi

Erwin mengatakan pada pekan kedua agenda berkantor di Kepulauan Nias akan dilanjutkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.

Setelah itu, Bobby Nasution dijadwalkan kembali ke Kepulauan Nias untuk melanjutkan penyelesaian berbagai program pembangunan.

Menurut Erwin, kebijakan berkantor di Kepulauan Nias merupakan yang pertama dilakukan oleh gubernur sejak Provinsi Sumatera Utara berdiri sekitar 78 tahun lalu.

Sebelumnya, gubernur hanya melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Nias tanpa menetapkan agenda berkantor.

Hingga saat ini, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Selatan, dan Kabupaten Nias Barat masih berstatus sebagai daerah tertinggal.

Status daerah tertinggal tersebut menjadi salah satu alasan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memprioritaskan percepatan pembangunan di kawasan Kepulauan Nias.

Erwin berharap agenda berkantor secara bergiliran di Kepulauan Nias dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.

Ia juga berharap seluruh masyarakat mendukung kebijakan tersebut agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sekolah Khusus Olahraga Setara SMA akan Dibangun di DIY, Target Beroperasi 2028
• 21 jam lalu
0
thumb
Jadi yang Terbanyak! RI Dominasi 48 Inisiatif Dalam Penyusunan AWPE 2026-2030
• 15 jam lalu
0
thumb
Tiba di Rutan KPK, Bekas Jampidsus Febrie Adriansyah: Gak Pakai Rompi Ya
• 13 jam lalu
0
thumb
Jelang HUT RI ke-81, Simak Sejarah Lomba Makan Kerupuk, Ternyata Berkaitan dengan Perjuangan di Masa Perang
• 18 jam lalu
0
thumb
KBS Buka Informasi Soal Pemeliharaan Satwa kepada Publik
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.