KSP Akan Menindaklanjuti Masukan MRPTNI untuk Perkuat Program Prioritas Nasional

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kantor Staf Presiden (KSP) akan menindaklanjuti berbagai masukan dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) guna memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, kata Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Dudung menegaskan KSP siap menjembatani komunikasi antarpemangku kepentingan agar berbagai persoalan yang melibatkan banyak pihak dapat dibahas dan diselesaikan secara bersama-sama.

Menurut Dudung, perguruan tinggi memiliki sumber daya di bidang keilmuan, penelitian, dan inovasi yang berpotensi memperkuat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah.

Ia mengungkapkan, "Seluruh rekomendasi yang disampaikan MRPTNI akan dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait."

Ia menambahkan bahwa koordinasi tersebut bertujuan memperkuat pelaksanaan kebijakan pemerintah agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Empat Isu Prioritas yang Disampaikan MRPTNI

Dalam audiensi bersama KSP, MRPTNI menyampaikan empat isu prioritas yang dinilai memerlukan perhatian pemerintah.

Isu tersebut meliputi penyelenggaraan Pendidikan Program Dokter Spesialis (PPDS), dukungan perguruan tinggi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan, penguatan kemandirian serta otonomi perguruan tinggi, dan kontribusi akademisi dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

Terkait PPDS, MRPTNI menyoroti masih terbatasnya jumlah dokter spesialis dan belum meratanya distribusi tenaga dokter spesialis di berbagai daerah.

MRPTNI juga menilai biaya pendidikan dokter spesialis masih tinggi sehingga diperlukan langkah untuk meningkatkan akses pendidikan.

Selain itu, MRPTNI menekankan pentingnya harmonisasi sistem pendidikan berbasis universitas dan rumah sakit.

MRPTNI mengusulkan pengembangan rumah sakit pendidikan milik perguruan tinggi secara bertahap sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga mutu pendidikan dokter spesialis sekaligus membantu mengendalikan biaya pendidikan.

Audiensi Dihadiri Rektor dari 11 Perguruan Tinggi Negeri

Audiensi tersebut dihadiri rektor dari 11 perguruan tinggi negeri anggota MRPTNI.

Perguruan tinggi yang hadir terdiri atas Universitas Negeri Gorontalo sebagai Ketua MRPTNI, Universitas Sumatera Utara sebagai Sekretaris MRPTNI, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Brawijaya, Universitas Malikussaleh, Universitas Mulawarman, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Sriwijaya, Universitas Tadulako, dan Universitas Tanjungpura.

MRPTNI saat ini menaungi 144 perguruan tinggi negeri yang terdiri atas perguruan tinggi akademik, perguruan tinggi vokasi, dan universitas Islam negeri.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bingung Jelaskan Harga Emas Turun ke Orang Tua? Ini Cara dari Psikolog
• 15 jam lalu
0
thumb
Masihkah Partai Politik Mendengar Suara Masyarakat Sipil?
• 15 jam lalu
0
thumb
Buka Peluang Panggil Paksa Febrie Adriansyah, Sahroni: Bukti Kejagung Tak Main-main
• 6 jam lalu
0
thumb
Reidel Toiran Bongkar Penyebab Timnas Voli Indonesia Kehilangan Satu Set saat Kalahkan Filipina di SEA V Cup 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Resmi Daftar di Kemenkum, Asri Tadda: Partai Gerakan Rakyat Dibangun Tanpa Patron Oligarki
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.