Gelar RedTalks, PDIP Jatim Buka Ruang Dialog Kritis Bagi Anak Muda

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) menggelar dialog kritis bagi anak muda melalui gelaran forum RedTalk II dengan mengusung tema Indonesia Punya Kita di Malang Creative Center, Sabtu (25/7) besok.

RedTalk II menghadirkan jajaran pembicara dari kalangan akademisi, komika, hingga aktivis mahasiswa. 

BACA JUGA: Prabowo Sebut Wartawan Londo Ireng, Guntur PDIP: Berbahaya Bagi Demokrasi

Hadir dosen Unibraw Dr. Selvi Asna Prestianawati, akademisi FISIP Unair Suko Widodo, serta komika Abdel Achrian dan Dewangga pada acara tersebut.

Sementara itu, mahasiswa yang bakal hadir antara lain, Kafitan Aidil Fitra Sukirman (BEM Unibraw), Aryo Bimo Soebagio (Wakil Koordinator BEM se-Malang Raya), Mochamad Ali Firdaus (Pengurus Cabang GMNI Kota Malang), dan Benny Miftahul Arifin (Ketua Cabang PMII Kota Malang).

BACA JUGA: Nanik Mundur dari Kursi Kepala BGN, PDIP Ungkit Perbaikan Tata Kelola MBG

Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah menyebutkan RedTalk dirancang sebagai wadah bersama mendengarkan aspirasi murni anak muda yang belum terkontaminasi oleh kepentingan politik pragmatis.

"RedTalk kami kemas sebagai cara kami mendengar suara anak muda. Bagi kami, suara anak muda adalah suara idealisme, mereka belum terikat dengan berbagai kepentingan," ujar dia kepada awak media, Jumat (24/7).

BACA JUGA: Klaim Nama Baik Tercemar, PDIP Gugat Zulfan Lindan & Total Politik ke PN Jaksel

Ketua Banggar DPR RI itu mengingatkan ada perbedaan pola hidup anak muda era digital dan generasi terdahulu, sehingga menuntut pergeseran dalam pendekatan komunikasi.

Said menuturkan anak muda yang hidup dalam dua dunia, nyata dan digital, memiliki landasan komparasi yang kuat dalam memandang suatu persoalan.

"Itulah sebabnya, anak anak muda masa kini bisa jauh lebih kritis mencerna keadaan, sebab mereka bisa membandingkan dengan situasi diberbagai wilayah. Karena itu dibutuhkan pola komunikasi yang dialogis dengan anak muda masa kini," ujar dia.

Said mengatakan diskusi pada Sabtu besok ditargetkan menjadi panggung gagasan bagi pemuda di Malang Raya untuk membedah tantangan bangsa, imajinasi masa depan, hingga kritik antargenerasi. 

Dia menekankan pentingnya menegaskan kembali bahwa kepemilikan bangsa ini berada di tangan seluruh rakyat.

"Dialog akan membincangkan tentang Indonesia Punya Kita, bukan hanya milik segelintir elite politik maupun ekonomi. Bagaimana imajinasi anak anak muda tentang Indonesia masa depan, tantangannya, dan kritik terhadap perilaku antar generasinya," ujar Said. (ast/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahas Eks Jampidsus, Komjak: Alat Bukti Harus Terpenuhi Baru Dilakukan Penahanan
• 20 jam lalu
0
thumb
Sempat Tembus USD 100 per Barel, Harga Minyak Mentah Kini Turun Hampir 4 Persen
• 3 jam lalu
0
thumb
Polda Metro periksa 10 saksi terkait kasus Hotman Paris hina wartawan
• 12 jam lalu
0
thumb
Warga RI Ramai-Ramai Timbun Dolar, Deposito Valas Meledak 42%
• 23 jam lalu
0
thumb
Imigrasi Papua Barat temukan tiga WNA di Sorong tanpa dokumen resmi
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.