Liputan6.com, Jakarta - Alphard hitam yang ditumpangi tiga polisi Polda Jabar saat cekcok dengan satpam, diduga kuat palsu. Pada video yang beredar, nomor polisi yang terpasang pada mobil tersebut D 1828 XHQ.
"Tadi kami tidak membahas itu. Tetapi yang beredar dari teman-teman juga sudah paham dan itu dia gitu. Makanya itu tadi saya bilang bahwa ada juga Paminal yang ada di sini, itu termasuk juga itu yang mereka lakukanpenyelidikan," kata Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, usai pertemuan satpam dan penumpang Alphard di Polsek Menteng, Jumat (24/7/2026).
Advertisement
Kapolsek menegaskan, kaitan dengan dugaan pelat palsu yang digunakan menjadi ranah Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya. Termasuk yang akan menentukan apakah akan dikenakan tilang atau tidak.
"Terkait dugaan pelanggaran lalu lintas akan ditindaklanjuti Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya. Kemudian terkait beberapa dugaan perbuatan arogansi dari pengemudi maupun penumpang akan ditindaklanjuti dari Bid Propam Polda Jawa Barat," ujarnya.
Beredar kabar, pelat yang digunakan milik kendaraan Daihatsu Gran Max. Terkait hal itu, Kapolsek kembali menegaskan menjadi keputusan Subdit Gakkum setelah melakukan penyelidikan.
"Untuk teknis silakan komunikasikan dengan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya," katanya.
Dia hanya memastikan, mobil itu bukanlah kendaraan dinas. Tetapi, apakah pemilik aslinya bukan dari ketiga polisi tersebut, dia mempersilakan ditanyakan ke pihak polantas.
"Nanti silakan konfirmasi ke bagian lalu lintas ya," katanya.





Komentar (0)