Niat Sedekah di Musala, Pria di Jakarta Malah Dilakban Warga

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Seorang pria diduga ODGJ diikat menggunakan lakban oleh warga saat hendak bersedekah di musala kawasan Kampung Tanah Tinggi, RW 07, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekira pukul 09.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, pengurus musala melihat pria tersebut berjalan mondar-mandir sebanyak tiga kali di area musala.

Khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan, pengurus bersama warga kemudian mengamankan pria tersebut dengan mengikat tangan dan badannya menggunakan lakban.

Kompol Rihold Sihotang Kapolsek Kalideres membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas yang sedang melakukan patroli rutin langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Di lokasi, petugas menemukan seorang pria sudah diamankan warga dalam kondisi badan dan tangan terikat lakban,” ujar Rihold saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (24/7/2026) mengutip Antara.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman. Kepada petugas, pria tersebut mengaku tidak memiliki niat melakukan tindak kejahatan.

“Ia justru bermaksud bersedekah dengan meninggalkan sebuah bungkusan berisi baju kaos dan satu unit telepon seluler yang sudah tidak berfungsi di musala,” kata Rihold.

Namun, kata dia, sebelum sempat meletakkan barang tersebut, warga lebih dulu mengamankannya karena melihat gerak-geriknya mencurigakan.

“Selain bungkusan berisi pakaian dan telepon seluler, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik pria tersebut, yakni satu unit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B-4946-BDH beserta kunci, dokumen pribadi berupa KTP, SIM C, dan STNK, serta sebuah dompet berwarna hitam,” ungkapnya.

Saat ini, pria tersebut telah diserahkan kepada Unit Riksa Tim 1 Polsek Kalideres untuk menjalani pendataan dan penanganan lebih lanjut.

Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun instansi sosial terkait guna memastikan kondisi kejiwaannya serta penanganan yang sesuai.(ant/wld/iss)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tindakan Arogansi Sopir-Penumpang Alphard yang Ternyata Polisi Ditangani Paminal
• 3 jam lalu
0
thumb
Kenapa Posisi Duduk Wapres Tak Boleh Disejajarkan dengan Menteri? Denny Indrayana Beri Penjelasan Konstitusionalnya
• 7 jam lalu
0
thumb
China Open 2026: Performa Ciamik Fajar/Fikri Berbuah Tiket Semifinal
• 1 jam lalu
0
thumb
Ada Sayembara Begal, Polda Jabar Ingatkan Warga Tak Main Hakim Sendiri
• 8 jam lalu
0
thumb
Indonesia Kecam Keras Serangan Kapal Komersial di Laut Merah, Kemlu: Ancam Perdagangan Dunia
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.