OPM Penembak Warga Sipil Yahukimo Tewas dalam Kontak Senjata dengan TNI di Awingbon

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PEGUNUNGAN BINTANG - Seorang anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas ditembak saat operasi di Kampung Kalo Fis, Distrik Awingbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya di Timika, Jumat, mengatakan anggota OPM tersebut diduga terlibat dalam pembunuhan tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo pada Senin (20/7).

BACA JUGA: TPNPB-OPM Bunuh Warga Sipil di Yahukimo, Ini Reaksi Kementerian HAM

"Kelompok OPM tiba-tiba menembaki personel TNI sehingga satgas mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang, peraturan yang berlaku, serta rules of engagement (ROE) untuk memastikan tindakan yang kami lakukan tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM," kata Lucky.

Menurut dia, saat hendak ditangkap, anggota kelompok OPM melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah personel TNI sehingga satgas mengambil tindakan tegas.

BACA JUGA: Bantai Tiga Warga Sipil di Yahukimo, Anggota OPM Kopitua Heluka Diburu Koops Habema

Ia mengatakan identitas anggota OPM yang tewas tersebut masih belum diketahui.

Lucky menambahkan anggota OPM lainnya melarikan diri ke hutan setelah salah seorang rekannya tewas dalam operasi tersebut.

BACA JUGA: 8 Anggota OPM Kodap XV/Ngalum Kupel Memilih Jalan Damai, Kiwirok Menorehkan Harapan Baru Bagi Papua

Ia menegaskan TNI akan mengambil tindakan tegas dalam situasi yang mengancam keselamatan personel maupun masyarakat dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

Pangkogabwilhan III juga mengimbau anggota OPM menghentikan aksi kekerasan dan menyerahkan senjata.

"Mari kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebelum TNI mengambil tindakan tegas kepada kalian," ujarnya.

Dalam rapat evaluasi operasi Kogabwilhan III, Lucky turut mengapresiasi Satgas TNI yang berhasil mengevakuasi jenazah pasangan suami istri, Yantinus alias Kumis Tua Kogoya dan istrinya, yang menurut TNI menjadi korban penembakan oleh OPM.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Timnas Indonesia Siap Hadapi Kamboja, Herdman Bawa 26 Pemain ke Piala AFF 2026 | BERUT
• 23 jam lalu
0
thumb
Pramono Bentuk Tim Investigasi Imbas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh
• 3 jam lalu
0
thumb
Pertamina Drilling Miliki Land Rig Terbesar di Asia Tenggara, Siap Perkuat Layanan Pengeboran Terintegrasi
• 8 jam lalu
0
thumb
PBSI Pasang Target Medali Emas di Asian Games 2026, Pemain Non-Pelatnas Tetap Berpeluang Dipanggil
• 4 jam lalu
0
thumb
Danantara Siapkan Menara Danareksa Jadi Kantor Sementara PFII
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.