Iraola menegaskan, kehadiran Pablo de la Torre, Tommy Elphick, dan Shaun Cooper di Anfield merupakan bagian penting dari proyek yang ingin dibangunnya setelah menggantikan Arne Slot pada awal Juni lalu.
Ketiga sosok tersebut ikut hijrah dari Bournemouth, klub yang sukses dibawa Iraola lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah sebelum ia menerima pinangan Liverpool.
Pablo de la Torre Resmi Jadi Tangan Kanan Iraola
Selama ini Pablo de la Torre lebih dikenal sebagai pelatih fisik. Namun, Iraola menegaskan peran kompatriotnya itu jauh lebih besar daripada sekadar mengurus kebugaran pemain.
Menurutnya, De la Torre telah bekerja bersamanya hampir sepanjang karier kepelatihannya sehingga memiliki pemahaman yang sangat baik terhadap filosofi dan metode kerja yang diterapkan.
"Bagi saya, sangat penting mereka datang bersama saya. Pablo memang seorang pelatih fisik, tetapi dia sudah bersama saya hampir sepanjang karier kepelatihan saya," kata Iraola seperti dikutip dari Liverpool Echo.
"Jadi bagi saya, dia jauh lebih dari sekadar pelatih fisik. Dia adalah asisten saya dan kami saling mengenal dengan sangat baik," imbuhnya.
Tommy Elphick dan Shaun Cooper Punya Peran Penting
Selain De la Torre, Iraola juga membawa Tommy Elphick dan Shaun Cooper yang pernah bekerja bersamanya di Bournemouth.
Ia mengaku kedua mantan pemain tersebut sangat membantunya ketika pertama kali berkarier di Inggris, terutama dalam memahami budaya sepak bola Inggris, karakter pemain, hingga detail-detail kecil dalam sesi latihan.
"Mereka sangat membantu saya memahami budaya Inggris, mentalitas para pemain, apa yang biasa mereka lakukan, apa yang mereka sukai saat latihan, bahkan hal-hal kecil yang mungkin berbeda dengan di Spanyol," ujar Iraola.
Iraola juga menilai pengalaman Elphick di Aston Villa, Bournemouth, Brighton, dan Huddersfield membuatnya memiliki kedekatan tersendiri dengan para pemain.
Fokus Benahi Kelemahan Bola Mati Liverpool
Salah satu tugas utama staf baru Liverpool adalah memperbaiki performa tim dalam situasi bola mati. Iraola mengungkapkan Tommy Elphick akan bertanggung jawab terhadap organisasi bertahan saat set-piece, sedangkan Shaun Cooper akan menangani skema bola mati untuk menyerang.
"Tommy menangani situasi bola mati bertahan, Shaun lebih fokus pada bola mati menyerang dan variasi kreatif," ungkap Iraola.
Keduanya akan bekerja sama dengan analis bola mati Liverpool, Lewis Mahoney, yang sudah lebih dulu berada di klub dan mendapat peran lebih besar pada paruh kedua musim lalu.
Perbaikan di sektor ini menjadi perhatian serius mengingat Bournemouth dan Liverpool sama-sama memiliki catatan kurang memuaskan dalam menghadapi situasi bola mati pada musim sebelumnya.
Iraola: Pemain Tetap yang Paling Penting
Meski membentuk tim kepelatihan yang berisi orang-orang kepercayaannya, Iraola menegaskan pemain tetap menjadi faktor utama dalam menentukan kesuksesan sebuah tim.
Menurutnya, tugas pelatih hanyalah membantu para pemain mengembangkan potensi terbaik mereka.
"Saya selalu menganggap pemain adalah bagian terpenting dari semua ini. Tugas pelatih adalah memaksimalkan potensi setiap pemain dan menciptakan lingkungan agar mereka bisa tampil lebih baik," kata Iraola.
Iraola juga memberikan penghormatan kepada dua pelatih terbaik generasi modern, Juergen Klopp dan Pep Guardiola.
"Ketika Anda mampu tampil konsisten selama bertahun-tahun seperti Juergen Klopp dan Pep Guardiola, tentu mereka layak disebut sebagai tokoh utama," pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)






Komentar (0)