Lensa Energi PHE Bantu Deteksi Dini Gangguan Penglihatan Anak

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KEPULAUAN SERIBU -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) menyelenggarakan program SHU Ecovation Day "Lensa Energi". Ini sebagai bentuk inisiatif perusahaan dalam mendukung kesehatan mata melalui deteksi dini gangguan penglihatan dan pemberian alat bantu optik bagi anak-anak usia sekolah di wilayah operasi.

Program yang mengusung tema "Mata Sehat, Belajar Giat, Prestasi Hebat" ini dilaksanakan di Pulau Kelapa, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Rabu (22/7/2026) lalu. Program tersebut menyasar 150 siswa kelas V dan VI dari SDN 01 Pulau Kelapa dan SDN 02 Pulau Kelapa melalui pemeriksaan kesehatan mata secara gratis serta pemberian bantuan kacamata bagi siswa yang membutuhkan.

Baca Juga
  • PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery Offshore Pertama di Indonesia
  • PHE ONWJ Lampaui Target, Produksi Sumur LLA-5 Tembus 780 Barel per Hari
  • Pertamina Bawa Produk UMKM Terbang Tinggi, Naik Kelas Bersama Pelita Air

Kegiatan Lensa Energi ini dihadiri Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan beserta jajaran, Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina Hulu Energi Whisnu Bahriansyah, General Manager PHE OSES yang diwakili Manager Projects PHE OSES, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kepulauan Seribu Utara.

Sejak pagi, suasana SDN 01 Pulau Kelapa dipenuhi antusiasme para siswa yang mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan mata. Rasa penasaran berubah menjadi senyum ketika mereka mengetahui kondisi kesehatan mata masing-masing. Dengan sigap, para optisien membentuk, memotong, dan memasang lensa pada gagang kacamata untuk para siswa yang membutuhkan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Whisnu Bahriansyah menyampaikan Lensa Energi merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen keberlanjutan PHE dalam menciptakan dampak sosial yang terukur di seluruh wilayah operasi.

"Saat ini, 30 persen dari populasi anak mengalami rabun jauh dan memerlukan kacamata. Melalui program ini, kami ingin membantu anak-anak agar dapat melihat lebih jernih sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya," katanya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Arsenal Resmi Amankan Christos Tzolis dari Brugge
• 16 jam lalu
0
thumb
43 Angkot Tua di Bogor Kena Razia, Ada yang Ganti Kaca Pakai Plastik
• 23 jam lalu
0
thumb
PGN Masih Tutup Aliran Gas untuk Penghuni Usai Ledakan di Grand Polonia Medan
• 18 jam lalu
0
thumb
Bukan Main! Seorang Pria asal Cikampek Bikin Ekskavator dari Kayu, Belajar Secara Otodidak Lewat YouTube
• 23 jam lalu
0
thumb
Pakar Beberkan Bahaya LPG 3 Kg Dipindah ke Gas Portable, Berisiko Picu Ledakan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.