AS dan Arab Saudi Akan Menandatangani Perjanjian Nuklir 30 Tahun untuk Mengembangkan Energi Nuklir Sipil

erabaru.net
11 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Pemerintahan Presiden Donald Trump telah menyetujui sebuah Perjanjian Nuklir 123 (123 Nuclear Agreement) dengan Arab Saudi yang akan berlaku selama 30 tahun. Melalui perjanjian tersebut, perusahaan-perusahaan Amerika Serikat akan membantu Arab Saudi mengembangkan program energi nuklir untuk tujuan sipil.

Menurut laporan The Wall Street Journal, pemerintahan Trump telah menyetujui penandatanganan Perjanjian 123 dengan Arab Saudi yang berlaku selama tiga dekade.

Perjanjian tersebut menetapkan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika akan membantu Arab Saudi mengembangkan sektor energi nuklir sipil, termasuk :

Nilai pasar kerja sama tersebut diperkirakan mencapai puluhan miliar dolar AS.

Arab Saudi telah lama berupaya membangun industri energi nuklir sipil domestik guna memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat. Selain itu, pengembangan energi nuklir diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar minyak, sehingga lebih banyak minyak mentah dapat dialokasikan untuk ekspor.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pemerintahan Trump memiliki tiga pertimbangan utama dalam menyetujui kerja sama ini:

  1. Memperluas ekspor industri nuklir Amerika Serikat serta menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.
  2. Mencegah Arab Saudi beralih bekerja sama dengan Tiongkok atau Rusia dalam pengembangan teknologi nuklir.
  3. Menjadikan Amerika Serikat sebagai mitra utama, sehingga pengembangan teknologi nuklir Arab Saudi dapat diawasi dengan lebih mudah.

Dilaporkan oleh Zheng Shengxun, New Tang Dynasty Television.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BP Tapera Perkuat Ekosistem Perumahan Nasional untuk Atasi Backlog Hunian
• 14 jam lalu
0
thumb
Evolusi Baju Kebaya di Indonesia
• 20 jam lalu
0
thumb
Dari Berburu Babi & Rusa, Kini Ikut MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior
• 18 jam lalu
0
thumb
Foto: Febrie Eks Jampidsus Melenggang ke Tahanan
• 5 jam lalu
0
thumb
Rumah Pribadi Bupati Lombok Barat Digeledah KPK Dalam Kasus Dugaan Korupsi
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.