Telapak Tangan Remaja di Karawang Putus Dibacok saat Tawuran

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Seorang remaja berinisial MRF (18) mengalami putus telapak tangan kanan setelah diduga terkena sabetan senjata tajam saat terlibat tawuran di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Humas RSUD Karawang, Luthfi, mengatakan korban tiba di rumah sakit pada Senin (20/7) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, korban datang didampingi orang tua dan petugas menggunakan ambulans desa.

"Datang sekitar pukul 01.00 WIB. Kondisi tangannya sudah dibalut perban karena sebelumnya sempat dirawat di RS Citra Sari Husada, kemudian dirujuk ke sini," kata Luthfi dalam keterangannya, Jumat (24/7).

Menurut Luthfi, korban telah mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karawang dan kondisinya saat ini relatif stabil.

"Penanganan selanjutnya akan dilakukan tindakan operasi terhadap pasien," ujarnya.

Polisi Selidiki Kasus

Sementara itu, Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok remaja.

"Anggota Polsek Klari bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Karawang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap identitas para pelaku yang terlibat," kata Cep Wildan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban yang merupakan pelajar asal Kecamatan Klari itu diduga datang ke lokasi bersama sejumlah rekannya untuk melakukan tawuran dengan kelompok lain.

Saat bentrokan terjadi, korban diduga terkena sabetan senjata tajam pada pergelangan tangan kanan hingga telapak tangannya putus.

Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku dari kelompok lawan sekaligus mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas seluruh pihak yang terlibat serta mendalami motif dan kronologi kejadian secara menyeluruh," ujar Cep Wildan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Telusuri Dugaan Pelat Palsu Sopir Alphard yang Cekcok dengan Sekuriti
• 10 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Hutan di Wilayah Madrid, Spanyol Terapkan Keadaan Darurat
• 1 jam lalu
0
thumb
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara
• 12 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Sidak Dapur MBG di Bogor, Soroti Menu hingga Kebersihan
• 14 jam lalu
0
thumb
Warga Terluar Kepulauan Seribu Nikmati Layanan Perizinan Keliling
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.