TABLOIDBINTANG.COM - Hubungan antar keluarga Kerajaan Inggris kembali menjadi sorotan. Jika selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada keretakan hubungan Pangeran Harry dengan keluarganya, ternyata hubungan Raja Charles III dan Pangeran William juga disebut tidak selalu berjalan mulus.
Sejumlah pakar kerajaan mengungkapkan bahwa ayah dan anak tersebut memang pernah mengalami perbedaan pendapat, meski hubungan mereka kini dinilai tetap profesional dan saling menghormati.
Biografer kerajaan Hugo Vickers mengatakan salah satu tantangan dalam hubungan keduanya adalah karakter Pangeran William yang dinilai sangat yakin dengan pendapatnya sendiri.
"Masalah dengan William adalah dia merasa dirinya selalu tahu yang terbaik," ujar Vickers.
Sementara itu, penulis kerajaan Robert Jobson mengungkapkan bahwa beberapa tahun lalu memang sempat terjadi sejumlah perbedaan pandangan antara Raja Charles dan putra sulungnya.
"William harus mampu melihat persoalan secara lebih luas jika ingin menjadi raja. Baik William maupun Charles sama-sama memahami bahwa mereka harus bekerja sama karena banyak keputusan Charles yang nantinya akan berdampak pada William," kata Jobson.
Meski begitu, sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan menegaskan hubungan keduanya jauh dari kata bermusuhan.
"Mereka rutin bertemu dan berdiskusi. Tidak ada masalah besar di antara mereka," ujar Jobson.
Hubungan Raja Charles dan Pangeran William bahkan disebut semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah keluarga kerajaan menghadapi berbagai krisis.
Dalam buku terbaru William and Catherine: The Monarchy's New Era: The Inside Story, pakar kerajaan Russell Myers menulis bahwa Charles dan William semakin kompak setelah keluarnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari keluarga kerajaan serta berbagai kontroversi yang melibatkan Pangeran Andrew.
Myers menyebut kedua pewaris takhta itu bersatu menghadapi tantangan yang muncul dari luar keluarga kerajaan.
Laporan tersebut juga mengungkap bahwa William disebut memiliki peran penting dalam keputusan mencabut berbagai gelar kehormatan Pangeran Andrew setelah serangkaian kontroversi yang menyeret nama adik Raja Charles itu.
Seorang sumber yang dikutip Myers mengatakan Raja Charles tetap mencintai kedua putranya. Namun, hubungannya dengan William semakin kuat karena keduanya sama-sama menghadapi berbagai persoalan yang menimpa institusi monarki.
Sebagai pewaris takhta, William dinilai berada dalam posisi yang berbeda dibanding Harry. Karena itu, ia dituntut untuk lebih banyak terlibat dalam berbagai keputusan penting kerajaan.
Di sisi lain, hubungan William dan Harry masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik.
Awal bulan ini, Harry sempat kembali ke Inggris bersama Meghan Markle serta kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, untuk bertemu Raja Charles. Pertemuan tersebut menjadi momen pertama sang raja bertemu kedua cucunya dalam empat tahun terakhir.
Namun, menurut Jobson, kunjungan itu tidak mengubah hubungan Harry dan William yang masih renggang.
"William memahami bahwa dirinya dan Harry memiliki tujuan hidup yang berbeda, begitu pula hubungan mereka dengan Raja Charles," ujarnya.
Jobson bahkan memperkirakan peluang rekonsiliasi antara kedua kakak beradik itu masih sangat kecil.
"Saya rasa William tidak akan berdamai dengan Harry dalam waktu dekat. Ia sudah sangat jelas dengan sikapnya. Mereka kini menempuh jalan hidup yang berbeda," katanya.
Meski kerap dinilai terlalu yakin dengan pendapatnya sendiri, Hugo Vickers justru melihat karakter tersebut bisa menjadi modal besar bagi Pangeran William saat kelak naik takhta.
"Kita sebaiknya memberinya kesempatan. Bisa jadi dia akan menjadi seorang raja yang sangat baik," tutup Vickers.





Komentar (0)