Kapolda Jabar Persilakan Warga Minta Pengawalan Polisi Saat Pulang Malam

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, memastikan masyarakat dapat meminta bantuan pengawalan kepada polisi apabila merasa khawatir atau takut saat pulang pada malam hari.

Hal itu disampaikan Pipit saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai video viral seorang perempuan yang meminta dikawal polisi hingga tiba di rumah karena khawatir menjadi korban kejahatan.

"Boleh (minta pengawalan). Jadi apabila ada ketakutan, memang mungkin mau pulang jamnya sudah terlalu malam dan ketakutan, tolong informasikan dan laporkan kepada kepolisian," ujar Pipit usai Apel Siaga Pilah Sampah di Kantor Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (24/7).

Ia mengatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian di Jawa Barat untuk merespons laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan pengawalan.

"Saya umumkan, nanti akan saya perintahkan jajaran di mana pun berada agar merespons," katanya.

Menurut Pipit, di sejumlah titik telah disiagakan personel kepolisian yang dapat memberikan bantuan kepada masyarakat apabila dibutuhkan.

"Nanti ada di spot-spot tertentu sudah ada anggota yang siaga di situ," ujarnya.

Selain itu, Kapolda juga mengajak masyarakat mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.

Meski demikian, ia mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila berhasil mengamankan pelaku kejahatan.

"Tentu saja kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Namun pembelaan diri juga penting apabila pelaku melakukan perlawanan," katanya.

Menurut Pipit, apabila pelaku tidak melakukan perlawanan, masyarakat sebaiknya mengamankannya tanpa melakukan kekerasan yang dapat membahayakan nyawa, kemudian segera menghubungi aparat kepolisian.

Ia juga mengatakan perlengkapan yang digunakan warga saat melaksanakan siskamling sebaiknya disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah dan dikoordinasikan bersama tiga pilar, yakni Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Di akhir keterangannya, Pipit mengungkapkan Polda Jawa Barat menargetkan peningkatan pengungkapan kasus begal. Jika sebelumnya tingkat pengungkapan berada di kisaran 65 persen, pihaknya menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 70 hingga 80 persen.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Nusron Wahid Targetkan Pemulihan 2.000 Sertifikat Tanah Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung Akhir 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
Mobil Bensin Bakal Tamat, Tandanya Sudah Muncul di Mana-Mana
• 8 jam lalu
0
thumb
Kemitraan Ojol – Aplikator Diatur Kementerian UMKM, Bagaimana Hemat dan Aceng?
• 14 jam lalu
0
thumb
Berawal dari Kelas di Atas Perahu, Taman Anak Pesisir Kini Jadi Harapan Anak Kalibaru Jakut
• 21 jam lalu
0
thumb
Perta Arun Gas Jadikan Indonesia sebagai The Largest Re-Export Loading Market LNG Dunia
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.